Media90.id – Meta kembali menghadirkan pembaruan besar untuk kacamata pintar Ray-Ban Display. Melalui update terbaru, perusahaan menambahkan sejumlah fitur baru yang membuat perangkat ini semakin mendekati konsep komputasi masa depan. Salah satu kemampuan yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya fitur Neural Handwriting, yang memungkinkan pengguna mengetik tanpa keyboard fisik maupun layar sentuh.
Dengan teknologi ini, pengguna cukup menggerakkan jari di berbagai permukaan seperti meja, paha, atau bahkan telapak tangan sendiri untuk menulis huruf dan kata. Sistem kemudian akan menerjemahkan gerakan tersebut menjadi teks secara otomatis.
Ray-Ban Display Dilengkapi Neural Band
Teknologi Neural Handwriting bekerja berkat dukungan Neural Band, sebuah aksesori berbentuk gelang pintar yang terintegrasi dengan Ray-Ban Display. Perangkat ini memanfaatkan sensor surface electromyography (sEMG) untuk membaca aktivitas otot tangan secara detail.
Berkat teknologi tersebut, gerakan jari yang sangat kecil sekalipun dapat dikenali dan diterjemahkan menjadi karakter atau huruf yang sesuai. Hal ini memungkinkan pengguna mengetik dengan cara yang lebih natural tanpa memerlukan perangkat input tambahan.
Pada awalnya, fitur ini hanya tersedia dalam tahap beta terbatas untuk aplikasi WhatsApp dan Messenger. Kini Meta telah membuka aksesnya untuk seluruh pengguna Android maupun iOS.
Dukungan Neural Handwriting juga semakin luas karena dapat digunakan pada berbagai layanan seperti WhatsApp, Messenger, Instagram, hingga notifikasi pesan yang masuk dari smartphone pengguna.
Hadirkan Fitur Display Recording
Selain kemampuan mengetik menggunakan gesture, pembaruan versi 125 juga menghadirkan fitur Display Recording.
Fitur ini memungkinkan pengguna merekam seluruh pengalaman penggunaan kacamata dalam satu file video. Rekaman tersebut mencakup tampilan yang muncul pada display kacamata, sudut pandang kamera, serta audio lingkungan sekitar secara bersamaan.
Dengan demikian, pengguna dapat membagikan pengalaman yang mereka lihat dan dengar secara lebih utuh kepada orang lain.
Navigasi dan Aplikasi Semakin Lengkap
Meta juga meningkatkan kemampuan navigasi pada Ray-Ban Display melalui integrasi layanan Maps yang lebih luas.
Kini navigasi pejalan kaki telah tersedia di seluruh wilayah Amerika Serikat dan sejumlah kota besar dunia seperti London, Paris, dan Rome.
Pengguna juga dapat menyimpan lokasi rumah dan kantor, serta menerima petunjuk arah berbasis suara langsung melalui kacamata tanpa harus melihat smartphone.
Sejumlah aplikasi lain turut mendapatkan peningkatan. WhatsApp kini mendukung panggilan video grup dan fitur caption saat melakukan panggilan. Sementara Instagram memperoleh navigasi Reels dan Direct Message yang lebih nyaman digunakan.
Facebook juga mendapatkan tambahan widget baru yang menampilkan informasi ulang tahun serta aktivitas olahraga.
Meta Buka Akses untuk Pengembang
Langkah penting lainnya adalah keputusan Meta untuk membuka ekosistem Ray-Ban Display kepada pengembang pihak ketiga melalui Device Access Toolkit SDK yang tersedia untuk Android dan iOS.
Melalui SDK tersebut, pengembang dapat menambahkan antarmuka khusus ke aplikasi yang sudah ada, menciptakan aplikasi baru yang dirancang khusus untuk kacamata pintar, hingga mengembangkan web app yang dapat berjalan langsung di perangkat.
Dampaknya mulai terlihat dari berbagai proyek yang dibuat komunitas pengembang. Beberapa di antaranya berhasil menjalankan video YouTube langsung di dalam kacamata, sementara aplikasi eksperimental lain mulai bermunculan untuk kebutuhan penerbangan, daftar belanja, navigasi transportasi, hingga permainan interaktif.
Dengan hadirnya Neural Handwriting, peningkatan navigasi, kemampuan perekaman baru, serta dukungan pengembang yang semakin terbuka, Ray-Ban Display kini tampil sebagai lebih dari sekadar gadget eksperimental. Pembaruan terbaru ini menunjukkan bahwa perangkat wearable pintar berpotensi menjadi salah satu platform komputasi utama di masa depan.














