TEKNO

Xiaomi Hentikan Dukungan 10 Perangkat, Xiaomi 12 Masuk Daftar

Novita Nurjanah
11
×

Xiaomi Hentikan Dukungan 10 Perangkat, Xiaomi 12 Masuk Daftar

Sebarkan artikel ini
Dukungan Xiaomi Berakhir untuk 10 Perangkat, Xiaomi 12 Kena Dampaknya
Dukungan Xiaomi Berakhir untuk 10 Perangkat, Xiaomi 12 Kena Dampaknya

Media90.id – Xiaomi belum lama ini memperbarui daftar perangkat yang memasuki masa End-of-Life (EOL). Artinya, 10 smartphone dan tablet yang masuk dalam daftar tersebut tidak akan lagi mendapatkan pembaruan software maupun security patch resmi dari Xiaomi.

Daftar ini mencakup berbagai perangkat, mulai dari smartphone flagship, tablet, hingga perangkat kelas menengah dari lini POCO dan Redmi. Di sisi lain, Xiaomi juga tengah bersiap menghadirkan HyperOS 4. Dengan status EOL tersebut, perangkat yang masuk daftar dipastikan tidak akan mendapatkan pembaruan sistem operasi terbaru tersebut.

Ads
close ads

Berikut 10 smartphone dan tablet Xiaomi yang dukungannya dihentikan pada pertengahan 2026:

  • Xiaomi 12
  • Xiaomi 12 Pro
  • Xiaomi 12S Ultra
  • POCO X5
  • POCO X5 Pro 5G
  • Redmi K60E
  • Redmi 10 5G
  • Xiaomi Pad 6
  • Xiaomi Pad 6 Pro
  • Xiaomi Pad 6 Max

Sebagian Besar Pernah Masuk Indonesia

Mayoritas perangkat yang masuk daftar EOL tersebut sebenarnya pernah dipasarkan secara resmi di Indonesia. Salah satunya adalah Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro yang diperkenalkan secara resmi di Tanah Air pada April 2022.

Ketika pertama kali dipasarkan, Xiaomi 12 dibanderol dengan harga sekitar Rp9 jutaan. Sementara itu, POCO X5 5G menyusul dengan peluncuran pada Februari 2023. Versi Pro kemudian diperkenalkan beberapa bulan setelahnya, tepatnya pada Juni 2023.

Karena sebagian besar perangkat tersebut pernah dijual secara resmi di Indonesia, bukan tidak mungkin masih banyak pengguna yang menggunakan smartphone maupun tablet tersebut hingga saat ini.

Perangkat Masuk Daftar EOL, Harus Apa?

Bagi pengguna yang perangkatnya masuk daftar EOL, tidak perlu langsung panik. Smartphone maupun tablet tetap dapat digunakan seperti biasa meskipun dukungan resminya telah dihentikan.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Setelah masa dukungan berakhir, perangkat tidak lagi mendapatkan security patch resmi dari Xiaomi.

Hal ini berarti apabila ditemukan celah keamanan baru, perangkat yang sudah tidak mendapatkan pembaruan akan lebih rentan terhadap ancaman karena tidak lagi memperoleh perbaikan keamanan dari produsen.

Selain kehilangan pembaruan keamanan, perangkat yang masuk daftar EOL juga tidak akan mendapatkan berbagai fitur baru yang nantinya hadir melalui versi HyperOS berikutnya.

Dengan demikian, pengguna masih bisa terus menggunakan perangkat selama performanya dirasa mencukupi. Namun, jika keamanan dan dukungan software terbaru menjadi prioritas, beralih ke perangkat yang masih mendapatkan pembaruan bisa menjadi pilihan.

Kalau perangkat kalian masuk dalam daftar EOL Xiaomi, lebih memilih langsung upgrade atau tetap nyaman menggunakan perangkat yang sekarang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *