Media90 – Samsung diam-diam memperkenalkan aplikasi baru bernama Hearapy yang memiliki fokus sangat spesifik, yaitu membantu meredakan motion sickness atau mabuk perjalanan. Menariknya, solusi ini tidak datang dalam bentuk obat atau perangkat medis, melainkan melalui aplikasi smartphone yang bisa digunakan langsung oleh pengguna.
Cara Kerja Hearapy yang Unik
Aplikasi Hearapy bekerja dengan cara yang cukup tidak biasa. Samsung menggunakan pendekatan berbasis suara dengan memutar nada berfrekuensi 100Hz pada volume sekitar 75 hingga 85 dB. Nada ini ditujukan untuk merangsang sistem keseimbangan di telinga bagian dalam, yang dikenal sebagai vestibular system.
Konsep ini sendiri terinspirasi dari penelitian yang dilakukan oleh Nagoya University di Jepang. Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa paparan frekuensi suara tertentu dapat membantu otak memproses sinyal gerakan dengan lebih stabil.
Hasilnya, peserta penelitian melaporkan penurunan gejala seperti mual dan pusing saat berada dalam perjalanan. Bahkan, efek peredaan ini disebut bisa bertahan hingga sekitar dua jam setelah mendengarkan suara tersebut.
Penggunaan yang Sederhana
Salah satu keunggulan utama Hearapy adalah kemudahannya. Pengguna hanya perlu memakai headphone, kemudian menekan tombol untuk memulai pemutaran nada.
Aplikasi ini juga dilengkapi dengan timer otomatis yang biasanya berjalan selama 60 hingga 90 detik, sehingga pengguna tidak perlu mengatur durasi secara manual. Setelah sesi selesai, efeknya diharapkan dapat membantu tubuh lebih stabil saat berada di kendaraan yang bergerak.
Pendekatan Baru di Dunia Kesehatan Digital
Yang menarik, Hearapy terasa seperti sebuah eksperimen sains yang langsung bisa digunakan oleh masyarakat umum. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana teknologi smartphone mulai merambah ke solusi kesehatan ringan yang sebelumnya hanya ada di ranah penelitian laboratorium.
Alih-alih mengandalkan obat-obatan, Samsung mencoba memanfaatkan stimulasi suara untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan saat bepergian.
Inovasi atau Sekadar Eksperimen?
Meski terdengar sederhana, konsep ini membuka peluang baru di dunia teknologi kesehatan digital. Namun tentu saja, efektivitasnya bisa berbeda pada tiap individu, mengingat motion sickness sendiri dipengaruhi banyak faktor.
Bagi sebagian orang, pendekatan seperti ini bisa menjadi alternatif menarik, terutama saat perjalanan jauh menggunakan kendaraan, kapal, atau bahkan VR headset.
Lalu pertanyaannya, apakah kalian tertarik mencoba aplikasi Samsung Hearapy ini saat mengalami motion sickness?














