Media90.id – Samsung tampaknya kembali serius menggarap pasar headphone over-ear premium. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut disebut sedang menyiapkan headphone flagship dengan kode Galaxy H1 yang berpotensi bersaing di kelas premium.
Jika benar diluncurkan, Galaxy H1 akan berhadapan dengan sejumlah headphone flagship seperti Sony WH-1000XM6 dan Apple AirPods Max 2.
Nama Galaxy H1 diketahui muncul dalam aplikasi Galaxy Wearable. Referensi tersebut menarik perhatian karena tidak hanya mencantumkan nama perangkat, tetapi juga mengungkap sejumlah fitur yang kemungkinan akan dibawa headphone baru Samsung tersebut.
Galaxy H1 disebut bakal menjadi headphone over-ear premium pertama Samsung setelah cukup lama absen dari kategori tersebut.
Samsung sebenarnya bukan pemain baru di pasar headphone premium. Pada 2014, perusahaan pernah memperkenalkan Level Over yang membawa driver dinamis 50 mm, Active Noise Cancellation (ANC), kontrol sentuh, serta material premium.
Kini, Samsung tampaknya ingin membawa konsep tersebut ke generasi yang lebih modern. Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy H1 disebut mendukung Bluetooth 6.0, codec SSC UHQ, serta fitur ANC untuk membantu meredam suara dari lingkungan sekitar.
Namun, sejumlah detail penting masih belum terungkap. Belum diketahui apakah Galaxy H1 akan memiliki integrasi khusus dengan smartphone Galaxy seperti sejumlah perangkat audio Samsung lainnya.
Informasi mengenai ukuran driver, daya tahan baterai, kualitas mikrofon, hingga dukungan fitur audio spasial juga masih belum tersedia.
Yang menarik, Samsung disebut baru akan memperkenalkan Galaxy H1 pada 2027. Artinya, masih tersedia cukup banyak waktu sebelum spesifikasi lengkap, desain, maupun fitur lain dari headphone tersebut terungkap lebih jauh.
Jika benar masuk kembali ke pasar headphone over-ear premium, Galaxy H1 akan menjadi langkah baru Samsung untuk memperluas ekosistem perangkat Galaxy di kategori audio.
Untuk saat ini, berbagai informasi mengenai Galaxy H1 masih sebatas bocoran sehingga spesifikasi dan fitur akhirnya masih dapat berubah hingga perangkat tersebut resmi diperkenalkan.












