TEKNO

Samsung Uji Teknologi 6G Tembus 3 Gbps, Begini Inovasi di Baliknya

68
×

Samsung Uji Teknologi 6G Tembus 3 Gbps, Begini Inovasi di Baliknya

Sebarkan artikel ini
Samsung Kembangkan 6G Berkecepatan 3 Gbps, Begini Teknologi di Baliknya
Samsung Kembangkan 6G Berkecepatan 3 Gbps, Begini Teknologi di Baliknya

Media90 – Perkembangan teknologi jaringan seluler terus melaju pesat, bahkan ketika implementasi jaringan 5G di berbagai negara belum sepenuhnya optimal. Kini, Samsung kembali menunjukkan langkah progresifnya dalam mengembangkan generasi jaringan berikutnya, yakni 6G.

Melalui serangkaian uji coba terbaru, perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut berhasil mencatat capaian kecepatan yang cukup mengesankan. Dalam pengujian yang dilakukan, teknologi 6G mampu mencapai kecepatan unduh hingga 3 Gbps, sebuah angka yang mendekati gambaran penggunaan jaringan di dunia nyata.

Ads
close ads

Uji Coba 6G di Lingkungan Nyata

Pengujian teknologi ini dilakukan oleh Samsung bersama KT Corporation dan Keysight Technologies.

Berbeda dengan banyak uji coba jaringan yang biasanya dilakukan di laboratorium, pengujian kali ini dilaksanakan di luar ruangan atau outdoor trial. Lokasinya berada di fasilitas riset dan pengembangan Samsung di Seoul, Korea Selatan.

Pendekatan tersebut dipilih untuk meniru kondisi penggunaan jaringan sehari-hari. Dengan metode ini, hasil pengujian dinilai lebih relevan terhadap penerapan di dunia nyata dibandingkan sekadar simulasi di laboratorium.

Kecepatan Tembus 3 Gbps

Dalam uji coba tersebut, jaringan 6G berhasil mencapai kecepatan unduh hingga 3 Gbps pada satu perangkat pengguna.

Kecepatan ini terbilang tinggi jika dibandingkan dengan jaringan 5G yang saat ini tersedia secara komersial. Dalam penggunaan sehari-hari, banyak jaringan 5G yang masih kesulitan mencapai kecepatan stabil di atas 1 Gbps.

Capaian tersebut dimungkinkan berkat penggunaan teknologi X-MIMO (eXtreme multiple-input multiple-output). Teknologi ini memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar secara bersamaan melalui banyak jalur komunikasi sekaligus.

Sistem tersebut menjadi salah satu komponen utama dalam meningkatkan performa jaringan generasi berikutnya, khususnya dalam hal kapasitas dan efisiensi transmisi data.

Antena Lebih Padat dan Efisien

Dalam pengujian ini, Samsung menggunakan prototipe base station 6G yang dilengkapi dengan 256 port antena digital.

Jumlah tersebut sekitar empat kali lebih banyak dibandingkan base station pada jaringan 5G konvensional. Meski demikian, peningkatan jumlah antena tersebut tidak membuat ukuran perangkat menjadi jauh lebih besar.

Kerapatan antena yang tinggi memungkinkan base station mengirimkan beberapa aliran data secara paralel ke perangkat pengguna.

Dalam pengujian tersebut, sistem mampu mengirim hingga delapan aliran data secara bersamaan. Hal ini meningkatkan throughput jaringan tanpa mengorbankan jangkauan sinyal.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu inovasi penting dalam pengembangan 6G karena mampu menjaga keseimbangan antara performa jaringan dan efisiensi perangkat.

Pita Frekuensi 7 GHz Jadi Kandidat Utama

Pengujian jaringan ini juga memanfaatkan pita frekuensi 7 GHz yang saat ini dianggap sebagai salah satu kandidat utama untuk teknologi 6G.

Frekuensi ini menawarkan bandwidth yang lebih besar dibandingkan pita frekuensi yang umum digunakan pada jaringan 5G sub-6 GHz, seperti 3,5 GHz.

Selain itu, pita 7 GHz dinilai memiliki jangkauan yang lebih baik dibandingkan teknologi gelombang milimeter atau mmWave yang selama ini dikenal memiliki cakupan terbatas.

Dengan kombinasi kapasitas data besar dan jangkauan yang relatif luas, frekuensi ini dianggap mampu memberikan keseimbangan optimal bagi kebutuhan jaringan masa depan.

Standar Global Masih Dikembangkan

Meskipun hasil uji coba terlihat menjanjikan, pengembangan teknologi 6G saat ini masih berada pada tahap awal.

Standar global untuk jaringan 6G hingga kini belum ditetapkan secara final. Proses standarisasi yang melibatkan berbagai organisasi internasional, termasuk 3rd Generation Partnership Project, diperkirakan masih akan berlangsung beberapa tahun ke depan.

Selain itu, implementasi komersial teknologi ini juga masih membutuhkan waktu yang cukup panjang. Infrastruktur jaringan, ekosistem perangkat, serta regulasi frekuensi masih perlu dipersiapkan secara matang sebelum 6G benar-benar dapat digunakan secara luas.

Strategi Jangka Panjang Samsung

Bagi Samsung, keberhasilan uji coba ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memimpin inovasi di bidang teknologi jaringan seluler.

Dengan terus melakukan penelitian dan pengujian, perusahaan tersebut berupaya memastikan posisinya tetap kompetitif dalam menghadapi era teknologi komunikasi masa depan.

Uji coba ini juga menunjukkan bahwa 6G bukan lagi sekadar konsep teoritis. Teknologi tersebut kini telah memasuki tahap pengembangan nyata dan terus diuji untuk mendekati kondisi penggunaan sebenarnya.

Jika nantinya teknologi ini benar-benar diimplementasikan secara luas, jaringan 6G berpotensi membuka berbagai peluang baru dalam dunia digital, mulai dari komunikasi ultra-cepat hingga berbagai layanan berbasis data yang saat ini masih sulit diwujudkan secara maksimal melalui jaringan 5G.

Dengan kecepatan yang mampu menembus 3 Gbps dalam kondisi mendekati penggunaan sehari-hari, masa depan konektivitas global diperkirakan akan kembali melampaui batas yang ada saat ini.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya. Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional. Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya. Ads close ads Pendekatan…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya. Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil. Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat…

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern. Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship. Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang…