Media90.id – Rumor yang beredar dalam beberapa bulan terakhir akhirnya terjawab. Dalam ajang WWDC 2026, Apple resmi memperkenalkan Siri AI, versi terbaru dari asisten virtual Siri yang dirancang untuk menghadapi persaingan di era kecerdasan buatan generatif.
Salah satu pengumuman terbesar dari kehadiran Siri AI adalah konfirmasi bahwa Apple memanfaatkan model AI Gemini milik Google. Sebelumnya, kabar mengenai kerja sama Apple dan Google telah beberapa kali muncul, namun baru kali ini kolaborasi tersebut diumumkan secara resmi.
Melalui Siri AI, Apple ingin melakukan lompatan besar terhadap kemampuan asistennya yang selama ini dianggap tertinggal dibandingkan berbagai layanan AI modern dari perusahaan lain. Siri generasi baru kini diklaim mampu memahami konteks pengguna dengan lebih baik, mengingat percakapan sebelumnya, serta memberikan respons yang lebih alami.
Siri AI Hadir di Ekosistem Apple Terbaru
Siri AI akan tersedia melalui pembaruan sistem operasi terbaru Apple, yakni:
- iOS 27
- iPadOS 27
- macOS 27
- watchOS 27
- visionOS 27
Apple juga memperkenalkan aplikasi Siri baru yang mampu menyimpan riwayat percakapan pengguna. Riwayat tersebut nantinya dapat disinkronkan ke berbagai perangkat Apple melalui iCloud, sehingga pengalaman menggunakan Siri tetap konsisten di seluruh ekosistem.
Untuk menjaga keamanan data, Apple tetap mengedepankan pendekatan privasi. Sebagian proses AI akan dijalankan langsung di perangkat yang kompatibel, sementara pekerjaan komputasi yang lebih berat akan memanfaatkan teknologi Private Cloud Compute milik Apple.
Apple mengklaim data pengguna tidak akan disimpan maupun dapat diakses selama proses pemrosesan berlangsung.
Siri AI Lebih Memahami Konteks Pribadi Pengguna
Salah satu peningkatan terbesar Siri AI adalah kemampuan memahami konteks personal pengguna.
Asisten ini nantinya dapat memanfaatkan informasi dari berbagai sumber, seperti:
- Pesan
- Foto
- Data aktivitas pengguna
Dengan akses tersebut, Siri dapat memberikan jawaban yang lebih relevan berdasarkan kebiasaan dan kebutuhan pengguna.
Apple juga berencana memperluas kemampuan ini ke aplikasi pihak ketiga yang terintegrasi melalui Spotlight, sehingga pengalaman pencarian dan bantuan AI menjadi lebih luas.
Visual Intelligence Semakin Canggih
Apple turut meningkatkan fitur Visual Intelligence yang sebelumnya diperkenalkan di perangkat iPhone.
Dengan Siri AI, pengguna dapat mengarahkan kamera ke sebuah objek lalu mengajukan pertanyaan mengenai apa yang sedang dilihat. Siri kemudian dapat memberikan informasi berdasarkan objek tersebut, termasuk membantu mengenali makanan, benda, maupun berbagai hal lain di sekitar pengguna.
Pada perangkat iPad dan Mac, Siri AI juga dapat memahami konten yang sedang tampil di layar.
Pengguna dapat memilih gambar, dokumen, atau elemen tertentu, kemudian meminta Siri menjelaskan isi konten tersebut maupun mencari informasi tambahan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Writing Tools Terintegrasi di Seluruh Sistem
Untuk mendukung produktivitas, Apple menghadirkan Writing Tools yang terintegrasi di berbagai perangkat.
Fitur ini memungkinkan pengguna meminta bantuan Siri untuk:
- Membuat draf tulisan
- Menyempurnakan kalimat
- Memperbaiki tata bahasa
- Mengubah gaya penulisan
Saat digunakan pada aplikasi seperti Mail dan Messages, Siri AI bahkan dapat menyesuaikan gaya komunikasi berdasarkan kebiasaan pengguna ketika berinteraksi dengan kontak tertentu.
Dengan kemampuan tersebut, Apple ingin menjadikan Siri bukan hanya sebagai asisten pencari informasi, tetapi juga alat bantu produktivitas sehari-hari.
Fitur Gambar AI Dibatasi Kuota
Apple juga menghadirkan kemampuan membuat dan mengedit gambar menggunakan AI.
Namun, fitur ini tidak tersedia tanpa batas karena Apple menerapkan sistem kuota penggunaan harian. Pengguna iCloud+ nantinya akan mendapatkan batas penggunaan yang lebih besar dibandingkan pengguna reguler.
Kebijakan tersebut kemungkinan diterapkan untuk menjaga kapasitas komputasi serta memastikan pengalaman penggunaan tetap stabil.
Belum Tersedia di Uni Eropa
Meski membawa banyak peningkatan, Siri AI tidak akan langsung tersedia di seluruh wilayah.
Apple mengungkapkan bahwa fitur tersebut untuk sementara belum hadir di perangkat iPhone dan iPad di kawasan Uni Eropa karena adanya kendala regulasi, khususnya aturan Digital Markets Act (DMA).
Menurut Apple, aturan tersebut berpotensi mewajibkan perusahaan membuka akses data pengguna dan kontrol aplikasi kepada asisten virtual pihak ketiga tanpa perlindungan yang dianggap cukup.
Rilis Beta Akhir Tahun
Siri AI dijadwalkan tersedia dalam versi beta pada akhir 2026 untuk perangkat kompatibel dengan dukungan bahasa Inggris.
Apple menyebut dukungan bahasa tambahan akan diberikan secara bertahap setelah peluncuran awal.
Dengan integrasi Gemini, kemampuan memahami konteks personal, pemrosesan AI yang lebih kuat, serta fokus pada privasi, Siri AI menjadi salah satu langkah terbesar Apple untuk mengejar perkembangan industri kecerdasan buatan yang saat ini didominasi oleh berbagai pemain seperti Google dan OpenAI.














