Media90 – Platform streaming audio global Spotify resmi memperluas kapabilitas fitur AI Playlist mereka. Jika sebelumnya hanya difokuskan pada musik, kini fitur berbasis algoritma cerdas tersebut memungkinkan pengguna membuat daftar putar podcast secara otomatis hanya melalui perintah teks singkat.
Mekanisme Algoritma dan Ketersediaan Fitur
Fitur ini bekerja dengan menggabungkan riwayat mendengarkan pengguna dengan tren global yang sedang berkembang di platform. Kombinasi data tersebut dirancang untuk menghasilkan playlist yang terasa personal, namun tetap relevan dengan topik yang tengah populer.
Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba (beta) dan hanya tersedia bagi pengguna Premium. Selain itu, dukungan bahasa masih terbatas pada bahasa Inggris, dengan jangkauan wilayah awal di Inggris dan Australia. Pengguna di wilayah tersebut dapat memanfaatkan fitur ini untuk menemukan konten podcast sesuai minat maupun suasana hati.
Fleksibilitas Pengelolaan Konten
Salah satu keunggulan utama fitur ini adalah fleksibilitasnya. Pengguna dapat mengedit perintah teks (prompt) kapan saja atau memulai pencarian baru sesuai kebutuhan. Selain itu, playlist podcast yang dihasilkan juga bisa diatur untuk diperbarui secara otomatis, baik harian maupun mingguan.
Untuk meningkatkan transparansi, setiap episode dalam playlist akan dilengkapi dengan penjelasan singkat. Keterangan ini menjelaskan alasan pemilihan konten, sehingga pengguna dapat memahami keterkaitan antar topik yang disusun oleh algoritma.
Manfaat bagi Kreator dan Pendengar
Menurut Kepala Editorial Podcast Global Spotify, Lizzy Hale, fitur ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam menemukan konten di tengah besarnya katalog podcast yang tersedia.
Bagi kreator, inovasi ini membuka peluang baru untuk memperkenalkan kembali episode lama maupun mempromosikan konten terbaru kepada audiens yang lebih luas dan tersegmentasi.
Spotify juga menyediakan playlist kurasi dari para ahli serta contoh perintah teks siap pakai bagi pengguna yang membutuhkan inspirasi awal dalam menjelajah konten.
Langkah ini mempertegas posisi Spotify dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam pengalaman mendengarkan audio secara menyeluruh. Meski masih dalam tahap beta, fitur ini menjadi sinyal kuat perubahan cara pengguna menavigasi konten—dari yang sebelumnya manual menjadi lebih interaktif, personal, dan berbasis teks.














