Media90 – Trump Mobile belum juga resmi menjual produknya, tetapi tanda tanya sudah muncul lebih dulu. Smartphone pertama mereka, T1 Phone, kini dikaitkan dengan perubahan desain, lonjakan harga, serta pergeseran narasi soal produksi.
Desain Hingga Harga T1 Phone Berubah
Versi desain terbaru T1 Phone memperlihatkan modul tiga kamera yang disusun vertikal, namun posisinya tidak sejajar rapi. Tampilan ini terasa janggal untuk perangkat yang sejak awal dipromosikan sebagai produk serius dengan identitas kuat. Dibandingkan dengan gambaran awal yang lebih familiar, hasil akhirnya justru memberi kesan belum benar-benar solid.
Selain desain, urusan harga juga mengalami perubahan. Konsumen yang sudah membayar deposit USD 100 masih dijanjikan harga perkenalan USD 499. Namun, calon pembeli lain disebut bisa menghadapi harga hingga USD 999 untuk model yang sama. Selisih setinggi itu membuat posisi produk menjadi tidak jelas, apakah ingin bermain di kelas menengah atau langsung menyasar segmen premium.
Narasi Produksi Bergeser
Narasi soal produksi yang dulu jadi daya jual utama juga kini berubah. Awalnya, T1 diperkenalkan sebagai perangkat yang dirancang dan dibuat di Amerika Serikat. Kini, yang disebut hanyalah proses perakitan akhir di Miami. Deskripsi di situs resmi juga ikut berubah menjadi kalimat umum soal keterlibatan tenaga kerja Amerika, tanpa penegasan seperti sebelumnya.
Perubahan pesan ini mudah memicu keraguan, apalagi pasar smartphone sudah dipenuhi pemain lama dengan informasi yang jauh lebih konsisten. Ketika identitas produk bergeser sebelum rilis, kepercayaan calon pembeli bisa ikut tergerus.
Akhirnya, T1 yang sempat digambarkan sebagai smartphone kebanggaan Amerika justru terlihat lebih seperti komoditas bernuansa politik, sementara arah produknya sendiri masih kabur dan sulit dipahami dari luar.














