TEKNO

Waspadai Bahaya Prompt Injection, ChatGPT AI Atlas Ternyata Punya Celah Keamanan!

189
×

Waspadai Bahaya Prompt Injection, ChatGPT AI Atlas Ternyata Punya Celah Keamanan!

Sebarkan artikel ini
Ahli Peringatkan Risiko Privasi di ChatGPT AI Atlas, Pengguna Diminta Lebih Waspada!
Ahli Peringatkan Risiko Privasi di ChatGPT AI Atlas, Pengguna Diminta Lebih Waspada!

Media90 – Siapa sangka, di balik kecanggihan ChatGPT AI Atlas, peramban web berbasis kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI, ternyata tersimpan ancaman serius bernama Prompt Injection. Bahaya tersembunyi ini diakui langsung oleh pakar keamanan siber OpenAI melalui pernyataan resmi perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, OpenAI pun segera bergerak cepat dengan menghadirkan sejumlah sistem keamanan baru demi melindungi pengguna dari potensi serangan siber.

Ads
close ads

ChatGPT AI Atlas: Kombinasi Browser dan Asisten AI

Pada Selasa (21/10/2025) lalu, OpenAI resmi memperkenalkan ChatGPT Atlas, model chatbot AI terbaru yang diklaim sebagai peramban web cerdas. Atlas dirancang agar pengguna bisa menjelajah internet sambil berinteraksi langsung dengan ChatGPT tanpa harus berpindah tab atau menyalin teks dari satu laman ke laman lain.

“Hari ini kami memperkenalkan ChatGPT Atlas, peramban web baru yang dibuat dengan ChatGPT sebagai intinya. Dengan Atlas, ChatGPT dapat menemani Anda di mana pun di internet, memahami konteks, dan membantu menyelesaikan tugas tanpa harus berpindah halaman,” tulis tim OpenAI di blog resminya.

Hadirnya Atlas bahkan disebut-sebut sebagai pesaing serius Google Chrome, karena menggabungkan kemampuan penelusuran web dan asisten AI dalam satu platform.
Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan di antaranya:

  • Mode Agen, yang memungkinkan AI menyesuaikan konteks penelusuran pengguna untuk riset, merencanakan acara, hingga mengatur jadwal.

  • Fitur Memori, yang mencatat riwayat percakapan dan penelusuran pengguna agar AI bisa memahami konteks secara lebih mendalam.

Bahaya Mengintai: Prompt Injection

Namun di balik berbagai kecanggihan tersebut, pakar keamanan siber memperingatkan adanya potensi celah berbahaya. Saat pengguna mengaktifkan peramban ChatGPT Atlas, sistem ini meminta izin akses ke sejumlah data pribadi seperti email, kalender, dan kontak. Celah inilah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan serangan injeksi cepat atau Prompt Injection Attack.

Serangan ini bekerja dengan cara menyisipkan instruksi tersembunyi di dalam data atau input yang diterima AI. Tanpa perlindungan memadai, serangan ini dapat membuat AI secara tak sengaja mengekspos data pribadi pengguna, atau bahkan mengeksekusi perintah yang menguntungkan peretas.

“Salah satu risiko baru yang kami teliti dan mitigasi dengan hati-hati adalah prompt injection, di mana penyerang menyembunyikan instruksi berbahaya di situs web, email, atau sumber lain untuk mengelabui agen AI agar berperilaku tidak diinginkan,” jelas Dane Stuckey, Kepala Keamanan Siber OpenAI.

Faktanya, serangan serupa juga dilaporkan menyerang Comet, peramban berbasis AI milik Perplexity. Tim keamanan Perplexity bahkan menyebut prompt injection sebagai “tantangan utama dalam menjaga integritas perilaku AI.”

Langkah OpenAI dan Perplexity Melindungi Pengguna

Untuk menanggulangi ancaman ini, OpenAI mengumumkan empat langkah keamanan utama:

  1. Membangun sistem tanggap cepat untuk mendeteksi dan memblokir serangan sejak dini.

  2. Meningkatkan investasi keamanan dalam riset model AI, pemantauan sistem, dan infrastruktur privasi.

  3. Mengembangkan mode “Logged Out”, agar agen AI tidak secara otomatis login ke akun pengguna saat menjelajah web.

  4. Menambahkan mode “Pengawasan”, yang memberi peringatan kepada pengguna jika situs yang diakses berisi data sensitif.

Sementara itu, Perplexity mengembangkan sistem deteksi real-time yang mampu mengenali dan menahan prompt injection saat terjadi.

Meski langkah-langkah mitigasi terus dilakukan, para ahli tetap mengingatkan pengguna agar tidak lengah. Kewaspadaan dan pemahaman terhadap izin akses yang diberikan kepada aplikasi berbasis AI menjadi langkah pertama dalam menjaga keamanan digital.

Dengan kata lain, kecerdasan buatan seperti ChatGPT AI Atlas memang membuka jalan baru menuju efisiensi digital, namun pengguna tetap harus bijak—karena di balik setiap kecanggihan, selalu ada risiko yang mengintai.

Riset Anthropic Profesi Guru Lebih Sulit Digantikan AI Dibanding Programmer
TEKNO

Media90 – Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif terus memicu perdebatan mengenai masa depan berbagai profesi di dunia kerja. Banyak pihak sebelumnya beranggapan sektor pendidikan dan pengajaran akan menjadi salah satu bidang yang paling cepat terdampak otomatisasi AI. Namun, riset terbaru dari perusahaan laboratorium AI Anthropic justru menunjukkan hasil yang berbeda. Dalam studi tersebut, profesi guru dinilai memiliki ketahanan jauh lebih tinggi terhadap disrupsi AI dibanding profesi teknis seperti programmer atau penulis kode.Ads close ads Temuan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa pekerjaan berbasis komunikasi interpersonal lebih mudah ditiru oleh model bahasa besar atau large language model (LLM). Sebaliknya,…

ChatGPT Personal Finance Resmi Hadir AI Kini Bisa Bantu Analisis Keuangan Pengguna
TEKNO

Media90 – OpenAI kembali memperluas kemampuan platform kecerdasan buatannya dengan memperkenalkan ChatGPT Personal Finance. Fitur baru ini memungkinkan ChatGPT memahami kondisi finansial pengguna melalui integrasi langsung dengan akun perbankan pribadi. Saat ini, ChatGPT Personal Finance masih berada dalam tahap pratinjau atau preview. OpenAI memprioritaskan akses awal untuk pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat yang berlangganan dengan biaya 200 dolar AS per bulan.Ads close ads Setelah fase uji coba dan pengumpulan masukan pengguna selesai, perusahaan berencana memperluas ketersediaan fitur tersebut ke pelanggan ChatGPT Plus. Untuk mendukung integrasi data keuangan, OpenAI bekerja sama dengan Plaid, perusahaan teknologi finansial yang menjadi penghubung dengan…

Xiaomi Resmi Luncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro Dibanderol Rp1 Jutaan
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali memperluas ekosistem perangkat rumah pintarnya dengan meluncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro untuk pasar Tiongkok. Sikat gigi elektrik terbaru ini hadir membawa material bodi premium serta sejumlah fitur pintar yang dirancang untuk memantau sekaligus mengoptimalkan rutinitas kebersihan gigi pengguna. Berbeda dari sikat gigi elektrik biasa yang hanya mengandalkan putaran standar, Xiaomi merancang perangkat ini untuk meniru teknik menyikat gigi yang direkomendasikan secara medis melalui kombinasi teknologi motor dan sensor internal.Ads close ads Mijia Electric Toothbrush Pro dibekali motor dual-degree-of-freedom yang mampu meniru metode Bass, yakni teknik menyikat gigi dengan posisi sikat pada sudut tertentu di area batas…

MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan
TEKNO

Media90 – Apple resmi membuka pemesanan awal atau pre-order laptop terbarunya, MacBook Neo, di Indonesia mulai 15 Mei 2026. Kehadiran perangkat ini langsung mencuri perhatian publik karena menawarkan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya. Sejumlah Apple Authorized Reseller (AAR) di Indonesia seperti iBox, Digimap, Blibli, hingga Hello Store sudah mulai membuka halaman pemesanan MacBook Neo melalui situs resmi masing-masing. Laptop ini diposisikan sebagai perangkat entry-level bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.Ads close ads Di pasar Indonesia, MacBook Neo dibanderol mulai Rp10.749.000 untuk varian RAM 8 GB dengan penyimpanan internal…

Penelitian Sebut Chip AI Nvidia A100 Mengandung 32 Jenis Logam Termasuk Zat Berbahaya
TEKNO

Media90 – Selama ini, perbincangan mengenai dampak negatif kecerdasan buatan (AI) terhadap lingkungan lebih banyak berfokus pada tingginya konsumsi listrik dan jejak karbon pusat data. Namun, sebuah studi terbaru dari Universitas Bonn, Jerman, mengungkap sisi lain yang jarang dibahas, yakni jejak material serta kandungan logam beracun di dalam perangkat keras penopang AI. Penelitian yang dilakukan Sustainable AI Lab Bonn tersebut membedah salah satu chip AI paling populer di dunia, Nvidia A100. GPU ini dikenal sebagai komponen utama yang menjadi tulang punggung ledakan awal popularitas chatbot generatif secara global.Ads close ads Dalam eksperimen tersebut, para peneliti melakukan analisis kimia untuk mengidentifikasi…

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya.Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858 untuk…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional.Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai merek…