Media90 – WhatsApp terlihat sedang menyiapkan opsi privasi baru yang memungkinkan pengguna mengontrol siapa saja yang bisa melihat status mereka. Setelah sebelumnya menguji fitur Close Friends, kini muncul fitur lain bernama Custom Lists.
Informasi ini berasal dari WABetaInfo, yang menemukan jejak fitur tersebut di WhatsApp beta Android versi 2.26.5.11. Custom Lists memungkinkan pengguna menyusun beberapa daftar audiens berbeda untuk status, sehingga tidak lagi hanya mengandalkan pengaturan privasi umum seperti sebelumnya.
Fungsi Custom Lists di WhatsApp
Dengan Custom Lists, pengguna bisa memisahkan siapa saja yang boleh melihat status tertentu. Misalnya, satu daftar bisa berisi anggota keluarga, sementara daftar lain diisi rekan kerja atau lingkar pertemanan tertentu. Konsep ini mirip dengan pengaturan audiens khusus yang sudah lama ada di Facebook.
Menariknya, setiap daftar dapat diberi nama dan emoji agar mudah dikenali. Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan: jika pengguna menghapus seseorang dari daftar setelah status diunggah, kontak itu tetap bisa melihat status yang sudah tayang. Perubahan daftar baru hanya berlaku untuk status berikutnya.
Tangkapan layar yang dibagikan WABetaInfo juga menunjukkan opsi Close Friends berdampingan dengan pengaturan privasi status lain yang sudah ada. Ini menunjukkan WhatsApp mendorong kontrol audiens yang lebih spesifik, bukan sekadar satu pengaturan untuk semua.
Meski begitu, baik Close Friends maupun Custom Lists masih belum bisa dicoba, bahkan oleh pengguna beta. Fitur ini masih dalam tahap pengembangan internal, sehingga jadwal rilisnya belum jelas.
Kalau nantinya resmi diluncurkan, fitur seperti ini kemungkinan akan memberi lebih banyak fleksibilitas bagi pengguna dalam berbagi status. Pertanyaannya, apakah fitur ini akan sering dipakai, atau hanya sedikit berbeda dari Close Friends?














