TEKNO

Earphone Kabel Kembali Tren di Tengah Dominasi TWS

6
×

Earphone Kabel Kembali Tren di Tengah Dominasi TWS

Sebarkan artikel ini
Tren Berubah, Earphone Kabel Kembali Populer di Kalangan Pengguna
Tren Berubah, Earphone Kabel Kembali Populer di Kalangan Pengguna

Media90 – Di tengah dominasi perangkat audio nirkabel True Wireless Stereo (TWS), kehadiran earphone kabel justru kembali mencuri perhatian. Fenomena ini bukan sekadar kebangkitan teknologi lama, melainkan refleksi perubahan gaya hidup, preferensi audio, serta kebutuhan praktis yang membuat perangkat klasik ini kembali relevan di era digital.

Alih-alih sepenuhnya tergeser oleh teknologi nirkabel, earphone kabel menemukan momentumnya sendiri—baik sebagai pernyataan gaya maupun pilihan fungsional.

Sentuhan Retro dari Atlet dan Selebriti Dunia

Tren ini tidak muncul begitu saja. Figur publik berperan besar dalam menghidupkan kembali popularitas earphone kabel. Sejumlah atlet papan atas seperti Anthony Edwards dan Stephen Curry kerap terlihat mengenakan earphone kabel saat menuju sesi latihan atau pertandingan. Cristiano Ronaldo dan Lamine Yamal pun melakukan hal serupa, menjadikannya bagian dari rutinitas harian.

Baca Juga:  Adobe Firefly 3: Meningkatkan Kecerdasan Buatan Photoshop untuk Kemudahan dan Akurasi Lebih Tinggi

Pengaruh tersebut kemudian merambah ke dunia hiburan dan fashion. Nama-nama besar seperti Harry Styles, Dua Lipa, Ariana Grande, Bella Hadid, Zendaya, hingga Emma Watson terlihat menjadikan earphone kabel sebagai aksesori keseharian. Kabel yang dulu dianggap ketinggalan zaman kini tampil sebagai simbol retro yang autentik—sebuah pernyataan visual yang kontras dengan dominasi TWS modern.

Kualitas Suara Lebih Jernih dan Minim Latensi

Di balik daya tarik visualnya, earphone kabel masih memiliki keunggulan teknis yang sulit disaingi. Berbeda dengan TWS yang mengandalkan Bluetooth dengan kompresi audio, earphone kabel mentransmisikan sinyal suara secara langsung tanpa kompresi digital.

Hasilnya adalah kualitas audio yang lebih jernih, detail yang lebih terasa, serta latensi nyaris nol. Bagi penikmat musik serius dan gamer, keunggulan ini menjadi nilai tambah yang signifikan. Kabel menawarkan kestabilan suara, rentang dinamis yang lebih luas, serta minim gangguan sinyal—faktor yang membuat pengalaman audio terasa lebih “utuh”.

Bebas Baterai, Praktis Kapan Saja

Kepraktisan menjadi alasan lain mengapa earphone kabel kembali diminati. Tidak seperti TWS yang bergantung pada baterai dan perlu diisi ulang secara rutin, earphone kabel siap digunakan kapan saja selama perangkat sumber memiliki daya.

Baca Juga:  Explorasi Kreatif: 5 Teknik Mengedit Seni AI dengan DALL-E 3 untuk Transformasi Warna Objek!

Banyak pengguna mengaku lelah dengan banyaknya perangkat yang harus diisi ulang setiap hari. Earphone kabel menawarkan kesederhanaan: colok dan langsung pakai. Selain itu, risiko kehilangan earbud kecil—masalah klasik TWS—juga bisa dihindari. Dalam dunia yang semakin kompleks, kesederhanaan justru menjadi kemewahan tersendiri.

Harga Lebih Terjangkau dan Lebih Tahan Lama

Dari sisi ekonomi, earphone kabel jelas lebih bersahabat. TWS premium seperti AirPods dibanderol mulai USD 159 atau sekitar Rp2,6 juta. Sementara itu, earphone kabel berkualitas baik sudah bisa didapatkan di kisaran USD 25 atau sekitar Rp400 ribu.

Ketahanan juga menjadi poin penting. Tanpa baterai internal, earphone kabel cenderung lebih awet dan mudah diperbaiki. Sebaliknya, TWS yang mengalami kerusakan sering kali harus diganti secara keseluruhan karena keterbatasan perbaikan komponen.

Faktor Psikologis dan Nostalgia Pengguna

Kebangkitan earphone kabel juga dipengaruhi faktor psikologis. Banyak pengguna merasa lebih nyaman dengan perangkat yang sederhana, familiar, dan tidak bergantung pada koneksi nirkabel yang terkadang tidak stabil.

Baca Juga:  Cara Mudah Mengekstrak Teks dari Gambar dengan Browser Web

Ada pula unsur nostalgia yang kuat. Earphone kabel mengingatkan pada masa ketika mendengarkan musik terasa lebih personal—tanpa pairing, tanpa notifikasi baterai, dan tanpa gangguan teknis. Ikatan emosional inilah yang sulit ditawarkan oleh teknologi paling mutakhir sekalipun.

Daya Tarik Earphone Kabel di Era Digital

Meski TWS masih mendominasi pasar audio global dengan fitur-fitur canggih seperti active noise cancellation dan integrasi kecerdasan buatan, earphone kabel tetap memiliki ruangnya sendiri. Tren ini menunjukkan bahwa teknologi lama tidak selalu ditinggalkan, melainkan bisa hidup berdampingan dengan inovasi baru.

Sejumlah analis bahkan menyebut fenomena ini sebagai bagian dari “gerakan sederhana” atau reaksi terhadap kelelahan akan teknologi yang terlalu kompleks. Konsumen kini lebih selektif, memilih perangkat berdasarkan kenyamanan, kualitas, dan relevansi dengan gaya hidup mereka.

Earphone kabel mungkin tidak lagi menjadi pilihan utama bagi semua orang, tetapi akan terus hadir sebagai alternatif yang solid—menggabungkan kualitas suara, kepraktisan, nilai ekonomis, dan sentuhan gaya retro. Di tengah derasnya arus teknologi modern, perangkat sederhana ini justru membuktikan bahwa relevansi tidak selalu ditentukan oleh kebaruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *