TEKNO

Tablet Akhirnya Menggantikan Laptop? Inilah 5 Tablet Paling Bertenaga di Tahun 2026

7
×

Tablet Akhirnya Menggantikan Laptop? Inilah 5 Tablet Paling Bertenaga di Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Performa Gahar! 5 Tablet Spek Dewa 2026 Andalan Profesional & Kreator
Performa Gahar! 5 Tablet Spek Dewa 2026 Andalan Profesional & Kreator

Media90 – Selama lebih dari satu dekade, narasi tentang “tablet sebagai pengganti laptop” kerap terdengar sebagai janji manis yang tak pernah benar-benar terwujud. Tablet memang semakin canggih, namun selalu ada batas yang membuatnya tertinggal dari laptop tradisional. Hingga akhirnya, tahun 2026 menjadi titik balik krusial dalam sejarah komputasi mobile.

Kemajuan teknologi fabrikasi cip yang kini menembus 2-nanometer, ditambah integrasi kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif, membuat batas antara tablet dan laptop nyaris runtuh sepenuhnya. Tablet modern bukan lagi sekadar perangkat hiburan, melainkan mesin kerja serius yang sanggup menggantikan peran laptop dalam banyak skenario profesional.

Era Work From Anywhere Mengubah Standar Perangkat Kerja

Fenomena Work From Anywhere (WFA) yang kini menjadi standar kerja global menuntut perangkat yang ringkas, fleksibel, namun tetap bertenaga. Tablet generasi 2026 dituntut mampu menangani pekerjaan berat—mulai dari mengolah spreadsheet Excel dengan ribuan baris data, mengedit video resolusi 4K, hingga menjalankan presentasi bisnis tanpa hambatan.

Baca Juga:  Colorful Merilis Motherboard Gaming Frozen untuk CPU Berbasis Prosesor AMD Ryzen Seri 800

Berdasarkan pengujian performa, kestabilan sistem, serta fitur produktivitas, berikut adalah lima tablet terbaik tahun 2026 yang benar-benar layak disebut sebagai pengganti laptop kerja.

1. Apple iPad Pro M5 – Monster Kreatif Tanpa Kompromi

Apple kembali mempertegas dominasinya lewat iPad Pro 2026 yang ditenagai cip Apple M5. Perangkat ini bukan lagi sekadar tablet, melainkan komputer kelas profesional dalam balutan desain ultra-tipis.

Arsitektur M5 menawarkan lompatan besar dalam efisiensi daya dan performa. Tugas berat seperti rendering 3D, editing video kompleks, hingga multitasking ekstrem dapat dijalankan dengan kecepatan yang bahkan menyaingi banyak laptop konvensional.

Kunci transformasi iPad Pro sebagai pengganti laptop terletak pada iPadOS 20. Fitur Stage Manager kini matang, memungkinkan jendela aplikasi saling bertumpuk dengan fleksibilitas setara macOS. Dipadukan dengan layar Tandem OLED yang sangat akurat serta Magic Keyboard Pro terbaru, pengalaman mengetik dan navigasi terasa nyaris identik dengan MacBook. Ini adalah senjata utama bagi kreator, desainer, dan editor profesional.

2. Samsung Galaxy Tab S10 Ultra – Raja Multitasking Android

Samsung Galaxy Tab S10 Ultra tampil sebagai pilihan ideal bagi kalangan korporat dan multitasker sejati. Tablet ini mengusung layar Dynamic AMOLED 2X 14,6 inci, memberikan ruang kerja yang sangat lega untuk membuka banyak aplikasi sekaligus.

Keunggulan utamanya tetap pada Samsung DeX. Di tahun 2026, DeX telah berevolusi menjadi antarmuka desktop yang stabil dan matang. Ketika disambungkan dengan keyboard cover, tablet ini berubah menjadi “laptop Android” lengkap dengan taskbar, jendela bebas, dan manajemen aplikasi ala Windows.

Baca Juga:  Tidak Mendapat Respons dari Siri? Ini Cara Mengatur Ulang di iPhone, iPad, atau Mac

Integrasi Galaxy AI juga menjadi nilai jual utama. Fitur AI mampu merangkum hasil rapat dari rekaman suara secara real-time, hingga mengubah coretan tulisan tangan menjadi grafik profesional untuk presentasi. Bagi manajer, konsultan, dan eksekutif, fitur ini terasa seperti asisten pribadi digital.

3. Microsoft Surface Pro 12 – Tablet dengan DNA PC Sejati

Bagi profesional yang hidupnya bergantung pada Microsoft Office versi desktop, Surface Pro 12 adalah pilihan paling rasional. Tidak seperti tablet lain, perangkat ini menjalankan Windows 11 atau Windows 12 secara penuh, bukan versi aplikasi mobile.

Artinya, pengguna dapat menjalankan aplikasi legacy berbasis .exe, termasuk Microsoft Excel versi lengkap dengan Macro, VBA, dan Pivot Table kompleks—fitur yang sering kali absen di tablet lain.

Ditenagai prosesor ARM generasi terbaru, Surface Pro 12 akhirnya berhasil mengatasi masalah klasik pendahulunya: konsumsi daya. Kini, tablet ini mampu bertahan seharian penuh untuk pekerjaan kantor tanpa perlu terus bergantung pada charger, menjadikannya PC portabel sejati.

4. Huawei MatePad Pro 13.2 – Solusi Perkantoran yang Elegan

Huawei kembali menunjukkan ketangguhannya lewat MatePad Pro 13.2. Meski hadir tanpa layanan Google bawaan, Huawei menawarkan pendekatan cerdas melalui WPS Office PC-Level.

Aplikasi perkantoran ini memiliki antarmuka yang nyaris identik dengan versi PC, menghilangkan rasa “serba disederhanakan” yang sering ditemui di aplikasi mobile. Ditambah dengan stylus berteknologi NearLink yang memiliki latensi hampir nol, tablet ini sangat ideal untuk penulis, sekretaris, dan administrator yang mengutamakan kecepatan serta kenyamanan mengetik.

Baca Juga:  Review Infinix Smart 6 Plus: HP Murah 1 Jutaan dengan Layar Nyaris 7 Inci, Cocok untuk Game Berat!

Desainnya yang tipis dan premium membuat MatePad Pro 13.2 cocok sebagai perangkat kerja mobile tanpa mengorbankan kesan profesional.

5. Xiaomi Pad 7 Ultra – Flagship Killer yang Masuk Akal

Xiaomi menutup daftar ini dengan Pad 7 Ultra, tablet kelas atas dengan harga yang lebih rasional dibandingkan para rivalnya. Perangkat ini dirancang sebagai pusat ekosistem HyperOS yang semakin matang di tahun 2026.

Keunggulan utama Xiaomi Pad 7 Ultra terletak pada interkonektivitas lintas perangkat. Pengguna ponsel Xiaomi dapat memindahkan tugas dari HP ke tablet hanya dengan satu geseran, serta melakukan drag-and-drop file secara nirkabel dengan kecepatan tinggi.

Chipset Snapdragon 8 Gen terbaru menjamin performa multitasking yang mulus, sementara layar dengan rasio 3:2 memberikan ruang vertikal lebih luas—sangat ideal untuk membaca PDF, mengedit dokumen, atau menulis naskah. Ini menjadi pilihan cerdas bagi mahasiswa dan pekerja muda yang menginginkan performa premium tanpa harga selangit.

Memilih Tablet Sesuai Gaya Kerja

Tahun 2026 membuktikan bahwa produktivitas tidak lagi identik dengan laptop berat di dalam tas. Pilihan kini sepenuhnya bergantung pada kebutuhan dan ekosistem kerja masing-masing:

  • Pilih iPad Pro jika Anda berada di ekosistem Apple dan bergerak di industri kreatif.
  • Pilih Surface Pro jika pekerjaan Anda bergantung pada Excel tingkat lanjut dan aplikasi Windows legacy.
  • Pilih Galaxy Tab S10 Ultra jika multitasking, layar besar, dan AI adalah prioritas utama.
  • Pilih Huawei atau Xiaomi untuk keseimbangan antara portabilitas, fitur unik, dan harga yang lebih kompetitif.

Revolusi post-PC bukan lagi sekadar jargon pemasaran. Di tahun 2026, ia telah menjadi realitas yang benar-benar bisa Anda rasakan di ujung jari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *