TEKNO

Waspada Penipuan QR Code, Modus Brushing Bisa Menguras Rekening Digital

121
×

Waspada Penipuan QR Code, Modus Brushing Bisa Menguras Rekening Digital

Sebarkan artikel ini
Waspada Modus Brushing, Penipuan QR Code Mengintai Pengguna Dompet Digital
Waspada Modus Brushing, Penipuan QR Code Mengintai Pengguna Dompet Digital

Media90 – QR code yang awalnya diciptakan untuk memudahkan proses industri kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari pembayaran digital, menu restoran, hingga tiket perjalanan, QR code menjelma sebagai jembatan praktis antara dunia fisik dan digital. Namun di balik kemudahannya, tersembunyi ancaman yang kian nyata. Penjahat siber memanfaatkan tingginya kepercayaan publik terhadap QR code untuk menyebarkan tautan berbahaya, mencuri data pribadi, bahkan menguras rekening digital korban.

QR Code: Dari Inovasi ke Senjata Siber

QR code pertama kali diperkenalkan pada 1994 oleh Masahiro Hara dan timnya di Denso Wave, Jepang. Teknologi ini awalnya digunakan untuk melacak suku cadang otomotif, sebelum akhirnya diadopsi luas oleh berbagai sektor seperti pemasaran, pembayaran digital, tiket elektronik, hingga sistem autentikasi.

Ads
close ads

Popularitas QR code melonjak tajam pada era 2010-an dan semakin masif saat pandemi COVID-19, ketika interaksi tanpa kontak menjadi kebutuhan utama. Keputusan Denso Wave untuk tidak menegakkan hak paten membuat QR code bebas digunakan siapa saja. Sayangnya, keterbukaan inilah yang kemudian dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan siber.

Brushing, Modus Penipuan yang Mengelabui Rasa Penasaran

Salah satu modus penipuan yang kini marak adalah brushing. Dalam skema ini, pelaku mengirimkan paket misterius ke alamat korban tanpa identitas pengirim yang jelas. Di dalam atau di luar paket, tertera QR code yang tampak meyakinkan.

Korban yang penasaran lalu memindai kode tersebut dengan harapan mengetahui asal paket. Namun alih-alih mendapat informasi, mereka justru diarahkan ke situs berbahaya yang meminta data pribadi, detail akun, atau izin akses tertentu. Informasi inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk pencurian uang atau penipuan digital lanjutan.

Penelitian NordVPN menunjukkan lebih dari 26 juta orang berpotensi telah diarahkan ke situs berbahaya melalui QR code palsu. Kepala Teknologi NordVPN, Marijus Briedis, menyebut QR code sebagai “gerbang tersembunyi bagi penjahat siber” karena berbeda dengan email phishing yang tanda-tandanya kini lebih mudah dikenali oleh pengguna.

Mengapa QR Code Palsu Sulit Dikenali?

Berbeda dengan tautan di email atau pesan instan yang bisa diperiksa secara manual, QR code fisik sering kali terlihat sah. Banyak orang berasumsi bahwa kode yang ditempel di restoran, paket, poster, atau brosur iklan pasti aman.

Padahal, QR code dapat dengan mudah dimodifikasi untuk mengarahkan pengguna ke situs palsu atau aplikasi berbahaya. Kepercayaan visual inilah yang menjadikan QR code sebagai alat efektif bagi penjahat siber untuk mengecoh korban tanpa menimbulkan kecurigaan awal.

Ancaman Nyata bagi Data dan Rekening Digital

Memindai QR code palsu tidak hanya berisiko terhadap data pribadi, tetapi juga dapat membuka akses ke informasi sensitif seperti kredensial login, detail rekening bank, hingga dompet digital. Dalam beberapa kasus, korban baru menyadari telah tertipu setelah saldo berkurang atau akun mereka disalahgunakan.

Risiko ini tidak hanya mengancam individu, tetapi juga perusahaan yang mengandalkan QR code untuk transaksi dan autentikasi. Serangan semacam ini berpotensi menimbulkan kerugian finansial besar, kebocoran data, hingga pencurian identitas.

Empat Cara Melindungi Diri dari QR Code Palsu

Agar terhindar dari jebakan penipuan QR code, pengguna dapat menerapkan beberapa langkah sederhana berikut:

  1. Periksa sumber QR code
    Pastikan QR code berasal dari pihak tepercaya. Jika ditemukan secara acak atau tanpa konteks jelas, sebaiknya jangan dipindai.
  2. Gunakan fitur pratinjau tautan
    Sebagian besar ponsel memungkinkan pengguna melihat alamat situs sebelum membukanya. Jika URL terlihat mencurigakan, segera batalkan.
  3. Perbarui sistem keamanan perangkat
    Pastikan sistem operasi dan aplikasi keamanan selalu diperbarui. Penggunaan VPN juga dapat menambah lapisan perlindungan.
  4. Sebarkan pengetahuan keamanan digital
    Edukasi teman dan keluarga, terutama yang kurang akrab dengan teknologi, agar tidak mudah terjebak modus serupa.

Literasi Digital Jadi Perisai Terkuat

Maraknya penipuan QR code menunjukkan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak. Pemahaman tentang cara kerja QR code, potensi risikonya, serta langkah pencegahan harus disebarluaskan secara merata.

Edukasi ini penting tidak hanya bagi generasi muda yang terbiasa dengan teknologi, tetapi juga bagi masyarakat awam yang kerap menjadi target empuk penipu. Berbagi informasi dan meningkatkan kewaspadaan adalah bentuk perlindungan sosial yang paling efektif.

Masa Depan QR Code: Nyaman, Tapi Harus Aman

QR code tidak akan hilang dari kehidupan modern. Justru sebaliknya, penggunaannya diprediksi semakin meluas seiring digitalisasi layanan publik dan komersial. Tantangan ke depan adalah menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan keamanan.

Perusahaan teknologi perlu menghadirkan sistem verifikasi yang lebih kuat, sementara pengguna dituntut tetap kritis sebelum memindai. Masa depan QR code sangat bergantung pada kolaborasi antara inovasi teknologi dan kesadaran masyarakat.

Waspada Sebelum Memindai

QR code memang memudahkan hidup, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk ancaman siber. Dengan meningkatnya kasus brushing dan penipuan QR code, pengguna harus lebih berhati-hati. Perlakukan setiap QR code tak terduga dengan kewaspadaan yang sama seperti tautan dari pengirim tidak dikenal. Pada akhirnya, keamanan dan privasi digital bergantung pada kehati-hatian kita sendiri.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya. Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional. Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya. Ads close ads Pendekatan…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya. Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil. Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat…

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern. Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship. Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang…