TEKNO

DELL-E: Robot Pengantar Paket BRIN yang Bisa Masuk Area Terlarang

9
×

DELL-E: Robot Pengantar Paket BRIN yang Bisa Masuk Area Terlarang

Sebarkan artikel ini
DELL-E: Robot Pengantar Paket BRIN dengan Akses ke Area Terlarang
DELL-E: Robot Pengantar Paket BRIN dengan Akses ke Area Terlarang

Media90 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong kemandirian teknologi nasional lewat inovasi robotika. Terbaru, para peneliti dari Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN memperkenalkan DELL-E (Delivery Enhanced for Logistics & Last-mile Express), robot pengantar barang otonom yang mampu melayani pengiriman di lingkungan akses terbatas—memecahkan kendala logistik yang sulit dijangkau kurir konvensional.

Menjawab Tantangan Pengiriman di Kawasan Terbatas

Kawasan seperti perumahan tertutup, apartemen mewah, kampus, perkantoran, hingga fasilitas pemerintahan memiliki protokol keamanan berlapis. Kurir ekspedisi biasanya hanya bisa menyerahkan paket di pos satpam atau titik serah tertentu. Akibatnya, penerima harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengambil paket—menguras waktu dan tenaga.

Roni Permana Saputra, periset PRMC BRIN, menjelaskan:

Baca Juga:  Polinela Tegaskan Komitmen Bangun Budaya Ilmiah Unggul untuk Dukung Indonesia Maju

“DELL-E dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi layanan logistik, menjaga konsistensi waktu pengiriman, serta meminimalkan risiko kesalahan dan kontak langsung dalam distribusi barang di lingkungan terkontrol.”

Dengan DELL-E, beban kerja manusia berkurang, sementara waktu pengiriman lebih konsisten karena robot tidak mengalami kelelahan.

Navigasi Canggih dan Keamanan Barang

DELL-E dilengkapi sistem navigasi multi-sensor yang memungkinkan robot bergerak mandiri:

  • LiDAR: Pemetaan 3D akurat
  • IMU (Inertial Measurement Unit): Memantau orientasi dan pergerakan
  • GPS: Koordinasi lokasi global

Kombinasi ini memungkinkan DELL-E memetakan area, merencanakan rute otomatis, serta menghindari rintangan statis maupun dinamis.

Untuk keamanan barang, robot menggunakan autentikasi QR Code. Kabin hanya bisa dibuka penerima sah dengan kode digital di ponsel mereka. Pengguna dapat memesan pengiriman melalui aplikasi, menentukan lokasi tujuan, dan memantau posisi robot secara real-time, mirip layanan ojek online.

Hasil Uji Coba dan Prospek Smart City

DELL-E sudah diuji coba di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung. Robot berhasil mengantar paket dari laboratorium ke pos keamanan dengan navigasi stabil. Meski performa memuaskan, BRIN terus menyempurnakan sistem agar respons sensor lebih andal sebelum siap komersial.

Ke depannya, DELL-E akan menjadi bagian dari ekosistem smart city di Indonesia. Teknologi ini diharapkan mendorong adopsi robotika di berbagai sektor, sekaligus mengurangi ketergantungan pada teknologi impor.

Roni menambahkan:

“Sebagai inovasi robotika yang dikembangkan di dalam negeri, DELL-E diharapkan dapat memperkuat kemandirian teknologi nasional di bidang logistik cerdas.”

Kehadiran DELL-E membuktikan bahwa riset mendalam mampu menghasilkan solusi teknologi yang meningkatkan kualitas hidup manusia, mempermudah arus barang, dan memperkuat kemandirian teknologi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *