TEKNO

Pakar SEO Ungkap Risiko Besar Subdomain Gratis, Bisa Lumpuhkan Potensi Website Sejak Awal

84
×

Pakar SEO Ungkap Risiko Besar Subdomain Gratis, Bisa Lumpuhkan Potensi Website Sejak Awal

Sebarkan artikel ini
Mitos atau Fakta? Google Disebut “Alergi” pada Subdomain Gratis
Mitos atau Fakta? Google Disebut “Alergi” pada Subdomain Gratis

Media90 – Penggunaan subdomain gratis yang kerap dipilih pelaku digital pemula ternyata menyimpan risiko besar bagi performa Search Engine Optimization (SEO) sebuah website. Bahkan, potensi pertumbuhan sebuah brand bisa terhambat sejak awal sebelum bisnis tersebut benar-benar berkembang.

Isu ini kembali mencuat setelah dibahas dalam laporan Search Engine Journal, yang mengangkat diskusi di forum Reddit. Seorang pemilik situs mengeluhkan kontennya tidak pernah muncul di hasil pencarian Google meski telah dioptimasi. Setelah ditelusuri, akar permasalahannya bukan pada kualitas konten, melainkan pada penggunaan subdomain gratis.

Ads
close ads

Menanggapi kasus tersebut, John Mueller, Search Advocate Google, menjelaskan bahwa pemilik situs yang menggunakan subdomain gratis secara teknis harus berbagi “alamat digital” dengan ribuan website lain di infrastruktur yang sama.

“Menggunakan subdomain gratisan berarti berbagi ‘tempat tinggal’ dengan situs lain yang mungkin memiliki banyak tanda bahaya. Google bisa saja menganggap situs bersih Anda memiliki reputasi yang sama buruknya dengan tetangga Anda,” ujar Mueller.

Artinya, meskipun sebuah website memiliki konten berkualitas, reputasinya tetap bisa terdampak negatif jika berada di lingkungan yang dipenuhi situs spam atau berkualitas rendah.

Google Sudah Lama Wanti-wanti Soal Domain Murah

Peringatan serupa sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Gary Illyes, Analis Tim Google Search. Ia menyebut bahwa penggunaan Top Level Domain (TLD) yang terlalu murah atau gratis kerap membuat mesin pencari enggan melakukan crawling secara mendalam terhadap sitemap sebuah situs.

Akibatnya, halaman-halaman penting website sulit terindeks dan jarang muncul di hasil pencarian. Kondisi ini membuat upaya optimasi SEO menjadi jauh lebih berat, terutama bagi website yang menargetkan pertumbuhan jangka panjang.

“Bad Neighborhood” Jadi Ancaman Nyata

Pandangan tersebut diperkuat oleh SEO Specialist Qwords, Eriga Syifaudin, yang menyoroti masalah teknis bernama Shared IP Reputation. Ia mengibaratkan infrastruktur subdomain gratis seperti sebuah bangunan apartemen besar.

“Bayangkan IP address server hosting itu seperti alamat apartemen. Saat kamu menggunakan subdomain gratis, kamu sebenarnya menyewa satu kamar kecil di gedung raksasa yang dihuni ribuan penyewa lain,” tulis Eriga.

Masalahnya, lanjut Eriga, karena layanan tersebut gratis dan minim seleksi, siapa pun bisa menggunakannya—termasuk situs judi, penyebar malware, hingga peternak link spam. Lingkungan inilah yang kerap disebut sebagai ‘bad neighborhood’ dalam dunia SEO.

Untuk pemilik website yang ingin berkembang serius, Eriga menyarankan agar segera meninggalkan infrastruktur gratisan dan beralih ke domain berbayar seperti .com, .id, atau .net.

“Secara teknis, ini memisahkan reputasi situs kamu dari ribuan situs lain yang tidak jelas kualitasnya,” jelasnya.

Kesadaran Domain Kredibel di Indonesia Meningkat

Menariknya, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya domain yang kredibel terus menunjukkan tren positif. Data terbaru mencatat bahwa domain .id (ccTLD Indonesia) kini menjadi pemimpin pasar di Asia Tenggara.

Hingga 31 Desember 2025, jumlah pengguna domain .id telah mencapai 1.432.940 domain, melonjak signifikan dibandingkan tahun 2024 yang masih berada di kisaran 1,2 juta domain. Lonjakan ini menjadi indikasi kuat bahwa pelaku digital dan bisnis di Indonesia mulai memprioritaskan keamanan, profesionalisme, dan kepercayaan dalam membangun identitas online mereka.

Kesimpulan

Meski terlihat praktis dan hemat biaya, penggunaan subdomain gratis dapat menjadi jebakan serius bagi performa SEO sebuah website. Reputasi bersama, keterbatasan crawling, hingga risiko “bad neighborhood” membuat website sulit berkembang di mesin pencari.

Bagi pelaku bisnis, kreator, maupun pengelola brand digital, investasi pada domain berbayar bukan sekadar soal nama, melainkan langkah strategis untuk membangun fondasi SEO yang sehat dan berkelanjutan.

Sumber:

  1. Google’s Mueller: Free Subdomain Hosting Makes SEO Harder – Search Engine Journal
  2. Warning dari Google: Kenapa Subdomain Gratis Bisa “Membunuh” Potensi SEO Website Kamu – Qwords
  3. Jumlah Domain .id Tertinggi di Asia Tenggara 2025, Tembus 1,43 Juta Pengguna – Teknologi Bisnis
Gmail Diduga Pangkas Storage Akun Baru Jadi 5GB Nomor HP Tambahan Bisa Buka 15GB
TEKNO

Media90 – Kebijakan penyimpanan gratis Google tampaknya mulai mengalami perubahan. Selama bertahun-tahun, setiap pengguna baru Gmail selalu mendapatkan kapasitas cloud gratis sebesar 15GB yang dapat digunakan bersama untuk Gmail, Google Drive, dan Google Photos. Namun kini, sejumlah laporan dari pengguna internet menunjukkan adanya pengurangan kapasitas penyimpanan gratis pada akun baru. Informasi ini ramai dibahas setelah seorang pengguna Reddit membagikan tangkapan layar akun Gmail baru miliknya yang hanya memperoleh ruang penyimpanan sebesar 5GB. Untuk mendapatkan kapasitas penuh hingga 15GB, pengguna disebut harus menambahkan nomor telepon ke akun Google mereka. Ads close ads Perubahan tersebut langsung memicu berbagai reaksi di internet, terutama…

OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Dirilis Tawarkan Performa Gaming dan Baterai Besar
TEKNO

Media90 – OnePlus kembali mengguncang pasar smartphone gaming lewat peluncuran resmi OnePlus Ace 6 Ultra di Tiongkok. Perangkat ini hadir sebagai ponsel gaming flagship yang menggabungkan performa ekstrem, desain premium, dan kapasitas baterai jumbo tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan harian. Di pasar domestik Tiongkok, OnePlus Ace 6 Ultra dibanderol mulai 3.799 yuan atau sekitar Rp8,2 juta. Selama masa promosi peluncuran, harganya dipangkas menjadi 3.499 yuan atau sekitar Rp7,6 juta, menjadikannya pesaing serius bagi lini gaming premium seperti Redmi K90 Ultra dan ROG Phone 9. Ads close ads Berbeda dari mayoritas ponsel gaming yang identik dengan desain agresif penuh lampu RGB dan…

Smartwatch Terbaru Huawei Mampu Pantau Risiko Diabetes Harga Rp2 Jutaan
TEKNO

Media90 – Huawei resmi memperkenalkan perangkat wearable terbarunya, HUAWEI Watch Fit 5 Series, untuk pasar Indonesia. Hadir dalam dua varian, yakni versi Pro dan Basic, smartwatch ini membawa sejumlah peningkatan mulai dari material bodi premium, fitur olahraga, hingga teknologi pemantauan kesehatan tingkat lanjut. Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian pada HUAWEI Watch Fit 5 Pro adalah hadirnya Diabetes Risk Study. Fitur ini memanfaatkan sensor Photoplethysmography (PPG) untuk menganalisis berbagai indikator fisiologis pengguna seperti detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), pola tidur, serta aktivitas harian. Ads close ads Berdasarkan data tersebut, sistem akan mengklasifikasikan tingkat risiko diabetes pengguna ke dalam…

Riset Anthropic Profesi Guru Lebih Sulit Digantikan AI Dibanding Programmer
TEKNO

Media90 – Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif terus memicu perdebatan mengenai masa depan berbagai profesi di dunia kerja. Banyak pihak sebelumnya beranggapan sektor pendidikan dan pengajaran akan menjadi salah satu bidang yang paling cepat terdampak otomatisasi AI. Namun, riset terbaru dari perusahaan laboratorium AI Anthropic justru menunjukkan hasil yang berbeda. Dalam studi tersebut, profesi guru dinilai memiliki ketahanan jauh lebih tinggi terhadap disrupsi AI dibanding profesi teknis seperti programmer atau penulis kode. Ads close ads Temuan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa pekerjaan berbasis komunikasi interpersonal lebih mudah ditiru oleh model bahasa besar atau large language model (LLM)….

ChatGPT Personal Finance Resmi Hadir AI Kini Bisa Bantu Analisis Keuangan Pengguna
TEKNO

Media90 – OpenAI kembali memperluas kemampuan platform kecerdasan buatannya dengan memperkenalkan ChatGPT Personal Finance. Fitur baru ini memungkinkan ChatGPT memahami kondisi finansial pengguna melalui integrasi langsung dengan akun perbankan pribadi. Saat ini, ChatGPT Personal Finance masih berada dalam tahap pratinjau atau preview. OpenAI memprioritaskan akses awal untuk pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat yang berlangganan dengan biaya 200 dolar AS per bulan. Ads close ads Setelah fase uji coba dan pengumpulan masukan pengguna selesai, perusahaan berencana memperluas ketersediaan fitur tersebut ke pelanggan ChatGPT Plus. Untuk mendukung integrasi data keuangan, OpenAI bekerja sama dengan Plaid, perusahaan teknologi finansial yang menjadi penghubung…

Xiaomi Resmi Luncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro Dibanderol Rp1 Jutaan
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali memperluas ekosistem perangkat rumah pintarnya dengan meluncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro untuk pasar Tiongkok. Sikat gigi elektrik terbaru ini hadir membawa material bodi premium serta sejumlah fitur pintar yang dirancang untuk memantau sekaligus mengoptimalkan rutinitas kebersihan gigi pengguna. Berbeda dari sikat gigi elektrik biasa yang hanya mengandalkan putaran standar, Xiaomi merancang perangkat ini untuk meniru teknik menyikat gigi yang direkomendasikan secara medis melalui kombinasi teknologi motor dan sensor internal. Ads close ads Mijia Electric Toothbrush Pro dibekali motor dual-degree-of-freedom yang mampu meniru metode Bass, yakni teknik menyikat gigi dengan posisi sikat pada sudut tertentu di area…

MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan
TEKNO

Media90 – Apple resmi membuka pemesanan awal atau pre-order laptop terbarunya, MacBook Neo, di Indonesia mulai 15 Mei 2026. Kehadiran perangkat ini langsung mencuri perhatian publik karena menawarkan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya. Sejumlah Apple Authorized Reseller (AAR) di Indonesia seperti iBox, Digimap, Blibli, hingga Hello Store sudah mulai membuka halaman pemesanan MacBook Neo melalui situs resmi masing-masing. Laptop ini diposisikan sebagai perangkat entry-level bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar. Ads close ads Di pasar Indonesia, MacBook Neo dibanderol mulai Rp10.749.000 untuk varian RAM 8 GB dengan penyimpanan…