NASIONAL

Gunung Semeru Erupsi Lagi Selasa Pagi, Kolom Abu 800 Meter Mengarah ke Timur dan Tenggara

28
×

Gunung Semeru Erupsi Lagi Selasa Pagi, Kolom Abu 800 Meter Mengarah ke Timur dan Tenggara

Sebarkan artikel ini
Gunung Semeru Erupsi Selasa Pagi, Kolom Abu Capai 800 Meter Mengarah ke Timur-Tenggara
Gunung Semeru Erupsi Selasa Pagi, Kolom Abu Capai 800 Meter Mengarah ke Timur-Tenggara

Media90.id – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Selasa (11/8/2026) pagi. Erupsi terjadi pada pukul 06.56 WIB dengan kolom letusan teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak.

Jika diukur dari permukaan laut, tinggi kolom letusan tersebut mencapai sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut.

Ads
close ads

Kolom abu hasil erupsi teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang. Abu letusan bergerak ke arah timur dan tenggara.

Erupsi tersebut juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 13 milimeter dan durasi selama 84 detik.

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Waspada

Aktivitas erupsi Gunung Semeru membuat masyarakat di sekitar kawasan gunung api diminta memperhatikan rekomendasi keselamatan yang berlaku.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak awan panas, guguran lava maupun lahar.

Salah satu rekomendasi menyebutkan masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat diminta memperhatikan batas aman di sekitar kawah atau puncak Gunung Semeru.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Waspadai Awan Panas dan Lahar Semeru

Potensi bahaya akibat aktivitas Gunung Semeru tidak hanya berada di sekitar kawah. Masyarakat juga diminta mewaspadai aliran sungai dan lembah yang berhulu di kawasan puncak.

Kewaspadaan terutama diperlukan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat mengalir mengikuti sejumlah aliran sungai.

“Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.”

Masyarakat yang berada di kawasan rawan diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak memasuki wilayah yang telah dinyatakan berbahaya.

Perkembangan aktivitas Gunung Semeru juga perlu terus dipantau melalui informasi resmi dari instansi berwenang.

Informasi mengenai tinggi kolom letusan, arah sebaran abu, amplitudo, durasi erupsi, maupun batas rekomendasi keselamatan dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Semeru.

Masyarakat disarankan untuk selalu mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi berwenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *