BERITA

Bupati Tulang Bawang Canangkan Gerakan Sumur Kompos di Bank Sampah Menggala

Luluk RJMP
11
×

Bupati Tulang Bawang Canangkan Gerakan Sumur Kompos di Bank Sampah Menggala

Sebarkan artikel ini
Bupati Tulang Bawang Canangkan Gerakan Sumur Kompos di Bank Sampah Menggala

Media90.id – Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menghadiri kegiatan penimbangan sampah anorganik sekaligus pencanangan Gerakan Sumur Kompos di Pasar Tugu Ikan Jelabat, Menggala, Selasa (11/8/2026).

Gerakan Sumur Kompos tersebut diawali di dua titik, yakni Kecamatan Menggala dan Kecamatan Banjar Agung. Program ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang dalam mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Ads
close ads

Qudrotul Ikhwan berharap gerakan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan lingkungan Tulang Bawang yang bersih, sehat, serta berkelanjutan.

“Saat ini, dengan jumlah seribu anggota bank sampah, diharapkan terus bertambah dan berkembang anggotanya, agar lebih banyak masyarakat yang ikut bergabung sebagai anggota memiliki nilai ekonomis,” kata Qudrotul Ikhwan.

Menurutnya, masyarakat yang menjadi anggota bank sampah dan menyetorkan sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, di wilayah Menggala maupun Banjar Agung akan mendapatkan nilai ekonomis dari sampah yang dikumpulkan.

Qudrotul menegaskan, pengelolaan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat diperlukan mulai dari memilah, mengumpulkan, hingga mengelola sampah melalui bank sampah.

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, sehingga dibutuhkan peran aktif masyarakat, mulai dari memilah dan mengumpulkan sampah, hingga mengelolanya melalui bank sampah,” ujarnya.

Pemkab Tulang Bawang juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah sekaligus mengubah cara pandang terhadap sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki manfaat.

Menurut Qudrotul, sampah yang dikelola dengan baik dapat memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Jadi di tangan yang tepat, sampah memiliki nilai tambah yang cukup baik. Saya yakin, apabila masyarakat mampu memanfaatkan dan mengelola sampah secara bijak, lingkungan yang asri dan sehat pasti akan segera tercipta, sehingga akan berdampak langsung terhadap meningkatnya taraf kesehatan masyarakat,” sebutnya.

Keberadaan bank sampah dinilai menjadi salah satu langkah positif dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Selain membantu mengurangi timbulan sampah, pengelolaan tersebut juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tulang Bawang turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penimbangan sampah anorganik dan pencanangan Gerakan Sumur Kompos.

Ia berharap gerakan pengelolaan sampah melalui bank sampah dapat terus berkembang dan melibatkan lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tulang Bawang.

Dengan semakin banyak masyarakat yang terlibat, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya mampu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *