BERITA

Antisipasi Kemarau, BBWS Mesuji–Sekampung Salurkan Air Bersih dan Optimalkan Bendungan untuk Jaga Pasokan Air

Luluk RJMP
4
×

Antisipasi Kemarau, BBWS Mesuji–Sekampung Salurkan Air Bersih dan Optimalkan Bendungan untuk Jaga Pasokan Air

Sebarkan artikel ini
Hadapi Musim Kemarau BBWS Mesuji–Sekampung Salurkan Air Bersih dan Optimalkan Bendungan

Media90.id – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji–Sekampung terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan selama musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino di Provinsi Lampung.

Berbagai upaya dilakukan mulai dari penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat, optimalisasi pengelolaan bendungan, hingga pengoperasian Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) guna menjaga ketersediaan air bersih dan mendukung sektor pertanian.

Ads
close ads

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air selama musim kemarau.

Pada Rabu (29/7/2026), tim BBWS Mesuji–Sekampung mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Sebanyak 250 kepala keluarga (KK) menerima bantuan yang disalurkan menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Kedatangan petugas disambut antusias oleh warga yang telah menyiapkan berbagai wadah penampungan air.

Sebelumnya, bantuan serupa juga telah diberikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan, di antaranya Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar di Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, serta Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BBWS Mesuji–Sekampung juga melakukan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Salah satunya melalui pengoperasian Pintu Floodway Nomor 1 dan Nomor 2 di Bendung Gerak Jabung yang mulai dilakukan sejak Kamis (23/7/2026).

Kedua pintu floodway tersebut dibuka dengan elevasi masing-masing 10 sentimeter, sehingga menghasilkan debit aliran mencapai 23,56 meter kubik per detik.

Pengaliran air menuju hilir Bendung Gerak Jabung hingga Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, mampu mengisi Saluran Floodway Pisang sekaligus mendorong intrusi air laut sehingga berubah menjadi air tawar dengan tingkat keasaman pH 7. Langkah ini memberikan manfaat bagi sekitar 500 hektare lahan persawahan di kawasan tersebut.

BBWS Mesuji–Sekampung juga mengoptimalkan pemanfaatan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) melalui pengoperasian sejumlah sumur di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan.

Di Kabupaten Pringsewu, dua sumur yang dioperasikan yakni Sumur SBE.36 dan Sumur SBP.109 di Kecamatan Pardasuka, dengan debit masing-masing 22,11 liter per detik dan 22,63 liter per detik.

Kedua sumur tersebut mampu memenuhi kebutuhan irigasi sekitar 300 hektare lahan pertanian.

Sementara itu, di Kabupaten Lampung Selatan, BBWS Mesuji–Sekampung mengoperasikan Sumur SBP.175 dan Sumur SBP.93 yang berada di Kecamatan Natar.

Kedua sumur tersebut memiliki debit masing-masing 29 liter per detik dan 83,36 liter per detik, sehingga mampu mengairi sekitar 400 hektare lahan pertanian.

Kepala BBWS Mesuji–Sekampung, Elroy Koyari, mengatakan berbagai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

“Sebagai langkah antisipasi yang lebih luas, BBWS Mesuji–Sekampung juga telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan maupun permintaan bantuan dari masyarakat,” ujar Elroy Koyari.

Menurutnya, keberadaan Posko Siaga Kekeringan diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila terjadi krisis air di berbagai wilayah di Lampung.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun informasi terkait penanganan kekeringan dapat menghubungi Hotline Posko Siaga Kekeringan BBWS Mesuji–Sekampung melalui nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310.

Melalui berbagai langkah tersebut, BBWS Mesuji–Sekampung berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, produktivitas sektor pertanian dapat terjaga, serta dampak kekeringan akibat fenomena El Nino dapat diminimalkan hingga kondisi cuaca kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *