BERITA

Universitas Saburai dan Polda Lampung Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Sinergi Akademik dan Penelitian

Luluk RJMP
6
×

Universitas Saburai dan Polda Lampung Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Sinergi Akademik dan Penelitian

Sebarkan artikel ini
Pererat Kerja Sama Universitas Saburai Bersama Polda Lampung Luncurkan Pusat Studi Kepolisian

Media90.id – Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi strategis dengan berbagai institusi. Kali ini, perguruan tinggi yang menjadi salah satu kampus tertua di Provinsi Lampung tersebut meresmikan Pusat Studi Kepolisian sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Polda Lampung, Kamis (30/7/2026).

Peresmian ini menjadi langkah penting Universitas Saburai dalam memperluas perannya sebagai pusat pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga melahirkan kajian ilmiah, riset, dan gagasan strategis yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang keamanan, ketertiban masyarakat, dan pelayanan publik.

Ads
close ads

Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian merupakan kebutuhan di tengah semakin kompleksnya dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab bukan hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga menghadirkan solusi melalui riset dan kajian akademik yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Universitas Saburai, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran Polda Lampung. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Kerja sama seperti ini sesungguhnya sudah lama kami harapkan, karena kami percaya kampus tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai institusi menjadi kunci agar ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sodirin.

Ia menjelaskan, Universitas Saburai memiliki kekuatan akademik melalui para dosen, peneliti, mahasiswa, serta berbagai hasil kajian ilmiah yang terus berkembang. Di sisi lain, Polda Lampung memiliki pengalaman empiris yang kaya dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di lapangan.

Menurutnya, perpaduan kekuatan akademik dan pengalaman praktis tersebut akan melahirkan berbagai inovasi serta rekomendasi kebijakan yang bermanfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat luas.

“Ketika kekuatan akademik dipadukan dengan pengalaman lapangan yang dimiliki kepolisian, saya yakin akan lahir berbagai gagasan, inovasi, dan rekomendasi yang bukan hanya bermanfaat bagi Universitas Saburai maupun Polda Lampung, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sodirin menegaskan, penandatanganan kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremoni. Ia berharap kedua institusi segera merealisasikan berbagai program kolaboratif, mulai dari penelitian bersama, seminar, kuliah umum, pelatihan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin kerja sama ini benar-benar hidup melalui kegiatan yang nyata. Harapannya akan lahir berbagai kajian ilmiah yang mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan publik yang terus berkembang,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan Pusat Studi Kepolisian harus menjadi ruang intelektual yang produktif, bukan sekadar simbol kerja sama antarlembaga.

“Kami tidak ingin pusat studi ini hanya menjadi nama di papan atau sekadar tercantum dalam dokumen. Kami ingin tempat ini menjadi ruang berdiskusi, bertukar gagasan, melakukan riset, sekaligus melahirkan pemikiran-pemikiran yang mampu memberikan manfaat bagi dunia kepolisian maupun masyarakat luas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pusat Studi Kepolisian Polda Lampung, Edi Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., mengapresiasi komitmen Universitas Saburai dalam membangun kemitraan strategis bersama Polda Lampung.

Menurutnya, pembentukan Pusat Studi Kepolisian merupakan langkah konkret untuk mempertemukan pendekatan akademik dengan pengalaman praktis kepolisian sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun sinergi antara institusi kepolisian dengan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Edi.

Ia menilai tantangan yang dihadapi institusi kepolisian saat ini semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber, penyalahgunaan narkotika, perdagangan orang, hingga berbagai ancaman keamanan lainnya. Karena itu, kebijakan kepolisian perlu diperkuat melalui hasil penelitian yang komprehensif dan berbasis data.

“Pusat Studi Kepolisian diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan praktisi kepolisian dalam menghasilkan kajian strategis, rekomendasi kebijakan, inovasi pelayanan publik, sekaligus menjadi laboratorium pemikiran bagi pembangunan keamanan di Provinsi Lampung,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, Universitas Saburai dan Polda Lampung berkomitmen menjadikan Pusat Studi Kepolisian sebagai center of excellence dalam pengembangan ilmu kepolisian yang mampu menghasilkan penelitian berkualitas, memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus mendukung transformasi Polri yang Presisi melalui pendekatan ilmiah, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *