Media90 – Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD ARUN Lampung, Ardho Adam Saputra, mengapresiasi kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang dinilai berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional.
Di tengah tekanan ekonomi global akibat lonjakan harga minyak dunia, pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri. Ardho menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi, mulai dari meningkatnya beban impor akibat kebutuhan valuta asing yang tinggi, tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena subsidi bahan bakar minyak (BBM), hingga perubahan sentimen investor global yang cenderung beralih ke aset aman seperti dolar AS.
“Di tengah kenaikan harga minyak dunia yang sangat signifikan, tentu tekanan terhadap APBN meningkat, terutama dari sisi subsidi energi. Belum lagi kebutuhan dolar untuk impor yang semakin besar serta sentimen investor global yang beralih ke aset safe haven,” ujar Ardho Adam Saputra, Minggu (26/4/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi secara terukur dan terkendali.
“Kami mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang tidak ringan. Ini menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan terarah,” tegasnya.
Rupiah Stabil dan Fundamental Ekonomi Kuat
Ardho menilai stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator kuat bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dalam kondisi solid. Di tengah berbagai tekanan eksternal, kendali terhadap rupiah dinilai masih sangat baik, mencerminkan kekuatan indikator ekonomi makro.
Selain itu, kebijakan strategis seperti hilirisasi industri di berbagai sektor dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Stabilitas politik yang terjaga juga turut memberikan dampak positif terhadap kepercayaan investor.
Program Pemerintah Dinilai Tepat Sasaran
Ardho juga mengapresiasi berbagai program unggulan pemerintah yang dinilai langsung menyentuh masyarakat. Beberapa di antaranya seperti program makan bergizi gratis, Koperasi Merah Putih, hingga pengembangan kampung nelayan.
Program-program tersebut dinilai berperan penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan daya beli masyarakat.
Di sektor pangan, ia menilai upaya pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan menjadi kunci penting menuju kemandirian ekonomi nasional. Ardho pun optimistis Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar di dunia.
Dorong Kepastian Hukum dan Perbaikan Sektor
Meski memberikan apresiasi, Ardho Adam Saputra mengingatkan bahwa pemerintah tetap perlu melakukan pembenahan di sejumlah sektor. Salah satu hal penting yang disoroti adalah kepastian hukum yang adil dan tegas guna mendukung iklim investasi.
Menurutnya, dengan kombinasi kebijakan yang tepat, stabilitas politik, serta perbaikan berkelanjutan, ekonomi Indonesia akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan global ke depan.














