Media90 – Sebagai ibu kota Provinsi Lampung, Bandar Lampung hingga saat ini dinilai belum memiliki sistem transportasi umum yang terintegrasi dan mampu menjangkau seluruh wilayah kota secara merata.
Di tengah pertumbuhan penduduk serta pesatnya pembangunan kawasan permukiman, pusat perdagangan, dan pendidikan, akses transportasi publik di kota ini masih didominasi oleh angkutan kota (angkot).
Moda transportasi tersebut memang telah lama menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat. Namun, jumlah armada yang terbatas serta jangkauan rute yang belum merata membuat layanan ini dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan warga secara optimal.
Ketergantungan pada Angkot
Hingga kini, angkot masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan berbagai keterbatasan.
Warga kerap menghadapi sejumlah kendala, antara lain:
- Waktu tunggu yang tidak menentu
- Rute yang tidak menjangkau seluruh wilayah
- Kondisi armada yang beragam, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan
Bagi pelajar, pekerja, hingga masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, keterbatasan ini berdampak langsung pada efisiensi mobilitas sehari-hari.
Kebutuhan Transportasi yang Semakin Mendesak
Sebagai kota yang terus berkembang, kebutuhan akan transportasi umum yang layak semakin mendesak. Sejumlah kawasan di Bandar Lampung kini berkembang menjadi permukiman padat, namun belum sepenuhnya terhubung dengan layanan transportasi publik yang memadai.
Tanpa sistem transportasi yang baik, masyarakat cenderung beralih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai masalah, seperti:
- Kemacetan lalu lintas
- Peningkatan angka kecelakaan
- Polusi udara yang semakin tinggi
Peran Transportasi dalam Pembangunan Kota
Transportasi umum tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembangunan kota.
Sistem transportasi yang terintegrasi dapat:
- Meningkatkan efisiensi perjalanan masyarakat
- Mendukung aktivitas ekonomi
- Mempermudah akses pendidikan dan layanan publik
- Mengurangi ketimpangan antarwilayah
Dengan akses yang lebih mudah, pergerakan barang dan manusia akan semakin lancar, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Perlu Sistem Transportasi Modern
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung dinilai perlu mulai merancang sistem transportasi umum yang lebih modern dan terintegrasi.
Beberapa solusi yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- Pengadaan layanan bus kota dengan jalur tetap dan jadwal teratur
- Pengembangan transportasi massal yang menjangkau kawasan pinggiran hingga pusat kota
- Integrasi antar moda transportasi untuk memudahkan perpindahan penumpang
Dengan sistem yang terencana, masyarakat dapat memperoleh layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau.
Harapan ke Depan
Transportasi umum seharusnya tidak lagi menjadi sekadar wacana, melainkan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi oleh sebuah kota.
Sebagai ibu kota provinsi, Bandar Lampung diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi publik yang sebanding dengan perkembangan wilayahnya.
Dengan perencanaan yang matang dan komitmen kuat dari pemerintah daerah, penyediaan transportasi umum yang layak diharapkan dapat terwujud. Pada akhirnya, mobilitas masyarakat dari berbagai penjuru kota dapat terlayani secara optimal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan.














