Media90.id – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bergerak cepat melakukan perbaikan saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Way Gemol yang berada di Desa Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat. Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan pasokan air untuk lahan pertanian tetap berjalan optimal menjelang musim tanam berikutnya.
Peninjauan lokasi dilakukan pada Kamis (11/6/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Mesuji Sekampung, Arie Bayu Purnomo, bersama pihak PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana proyek.
Dari hasil peninjauan di lapangan, ditemukan sejumlah konstruksi U-Ditch beton mengalami pergeseran bahkan terguling dari posisi semula. Kerusakan tersebut diduga terjadi akibat luapan air yang cukup besar saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Menindaklanjuti temuan itu, PT Brantas Abipraya langsung mengerahkan alat berat dan tenaga kerja untuk melakukan perbaikan. Langkah cepat ini dilakukan agar saluran irigasi dapat segera kembali berfungsi normal dan tidak mengganggu kebutuhan air bagi para petani.
SEM Proyek PT Brantas Abipraya, Nadil, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari Proyek Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III Tahun 2025 yang saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan. Karena itu, pihaknya segera mengambil tindakan perbaikan begitu kerusakan teridentifikasi.
“Perbaikan langsung kami mulai. Sementara untuk alatnya satu unit eskavator kami datangkan untuk mengangkat U-Ditch dan 10 pekerja sudah berada di lokasi. InsyaAllah dalam tujuh hari pekerjaan dapat diselesaikan,” ujar Nadil.
Ia menjelaskan, kerusakan terjadi akibat debit air yang meluap dan tidak lagi tertampung secara maksimal sehingga menyebabkan beberapa bagian U-Ditch bergeser dari posisinya. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihaknya akan memperkuat pondasi atau dudukan U-Ditch sesuai kondisi lapangan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJPA BBWS Mesuji Sekampung, Fudi Firmantoro, mengatakan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan yang terjadi sekaligus menentukan metode rehabilitasi yang paling tepat.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan akan terus melakukan monitoring selama proses perbaikan berlangsung oleh pihak Brantas,” kata Fudi.
Menurutnya, hasil peninjauan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah rehabilitasi agar perbaikan yang dilakukan lebih optimal serta mampu meningkatkan ketahanan konstruksi saluran irigasi dalam jangka panjang.
Fudi menegaskan bahwa percepatan perbaikan menjadi prioritas agar saluran irigasi Way Gemol dapat kembali berfungsi maksimal sebelum musim tanam berikutnya dimulai.
“Perbaikan kami percepat untuk mengantisipasi musim tanam berikutnya. Setelah pekerjaan selesai, kami pastikan saluran ini dapat kembali berfungsi normal dalam mengalirkan air ke lahan pertanian,” ujarnya.
Dengan percepatan perbaikan yang dilakukan BBWS Mesuji Sekampung bersama PT Brantas Abipraya, diharapkan fungsi saluran irigasi Way Gemol dapat segera pulih sepenuhnya sehingga kebutuhan air bagi sektor pertanian di Kabupaten Tulangbawang Barat tetap terjaga dan produktivitas petani dapat terus meningkat.














