Media90.id – Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, mendukung penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci untuk meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi Lampung.
Hal tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi yang mengemuka dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-8 DPP Apindo Lampung yang digelar di Ballroom Hotel Emersia Lampung, Senin (22/6/2026).
Ahmad Giri Akbar mengatakan, Musprov Apindo menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Dunia usaha dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah perlu diarahkan pada penguatan sektor-sektor unggulan yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian Lampung, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri pengolahan.
“Potensi besar yang dimiliki daerah harus mampu memberikan nilai tambah yang lebih tinggi bagi masyarakat melalui pengembangan hilirisasi dan penguatan industri berbasis sumber daya lokal,” ujar Ahmad Giri Akbar.
Ia menilai hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas daerah sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang lebih tinggi.
Selain itu, pengembangan ekonomi desa juga dinilai penting dalam menciptakan pertumbuhan yang lebih merata. Aktivitas ekonomi yang tumbuh dari desa diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, memperluas peluang usaha, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Ketua DPRD Lampung juga memberikan perhatian terhadap penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Menurutnya, dukungan terhadap akses permodalan, peningkatan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi, serta perluasan pasar harus terus diperkuat agar pelaku UMKM mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih baik.
“Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia tetap menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi. Dengan demikian, manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
DPRD Lampung juga mengapresiasi tren positif perekonomian daerah yang ditunjukkan melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, aktivitas perdagangan yang semakin berkembang, serta surplus neraca perdagangan yang berhasil dicapai.
Menurut Ahmad Giri Akbar, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Lampung untuk terus meningkatkan daya saing daerah dan menarik lebih banyak investasi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, DPRD Lampung berkomitmen mendukung berbagai kebijakan pembangunan yang berorientasi pada penciptaan iklim usaha yang kondusif, penguatan sektor riil, percepatan hilirisasi industri, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, pembangunan ekonomi Lampung diharapkan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. Sinergi tersebut juga diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.














