Media90.id – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis. Komitmen tersebut disampaikan saat bertemu dengan tokoh adat dan para penyimbang Marga Jabung di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (6/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menawarkan sejumlah solusi yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga penciptaan lapangan kerja. Langkah tersebut diharapkan mampu mengubah stigma negatif yang selama ini melekat terhadap wilayah Jabung sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemprov Lampung Siapkan Program Pendidikan untuk Jabung
Sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM, Pemerintah Provinsi Lampung menginisiasi program pendidikan yang menyasar generasi muda di Kecamatan Jabung.
Rahmat Mirzani Djausal memastikan sebanyak 20 anak berprestasi dari Jabung akan mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di sekolah-sekolah terbaik di Provinsi Lampung.
Selain itu, Pemprov Lampung juga menggulirkan program “Satu Desa Satu Sarjana” guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Program tersebut diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak SDM yang unggul dan mampu mendorong kemajuan daerah.
Jawab Aspirasi Masyarakat Jabung
Program-program tersebut menjadi respons atas aspirasi yang disampaikan Heri Febriansyah, salah satu perwakilan Ketua Pengurus Adat Jabung.
Ia mengungkapkan bahwa rendahnya kualitas pendidikan, terbatasnya kesempatan kerja, serta kondisi infrastruktur yang belum memadai menjadi faktor utama munculnya stigma negatif terhadap masyarakat Jabung.
Menanggapi hal itu, Gubernur menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Jabung akan segera direalisasikan pada tahun ini.
Kepastian tersebut juga diperkuat oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, yang turut mendampingi kunjungan kerja Gubernur.
Hilirisasi Pertanian Buka Lapangan Kerja Baru
Untuk mengatasi persoalan terbatasnya lapangan pekerjaan, Pemprov Lampung menyiapkan program hilirisasi pertanian berbasis desa.
Berbeda dengan industri berskala besar, program ini dirancang agar dikelola langsung oleh masyarakat setempat sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara maksimal oleh warga.
Beberapa program yang akan dijalankan antara lain:
- Optimalisasi penggunaan pupuk organik cair.
- Penyediaan mesin pengering (dryer) jagung di desa.
- Pengembangan usaha produksi pakan ayam secara mandiri.
Rahmat Mirzani Djausal menegaskan seluruh program tersebut akan melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru.
“Ke depan juga akan diperkuat hilirisasi, tentunya ini semua butuh SDM dan kami tidak akan ambil dari luar. Kami akan perkuat di tengah masyarakat, terutama masyarakat adat agar memiliki kualitas untuk mengoptimalkan dan mengelola kekayaan yang ada di desanya masing-masing,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Jabung Berpotensi Menjadi Desa Budaya dan Wisata
Selain penguatan sektor pertanian, Gubernur juga melihat potensi besar yang dimiliki Kecamatan Jabung untuk dikembangkan sebagai desa budaya.
Menurutnya, kekayaan adat dan budaya yang dimiliki masyarakat Jabung dapat dikembangkan menjadi destinasi ekowisata maupun desa wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pengembangan sektor tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat yang lebih luas.
Tokoh Adat Apresiasi Langkah Gubernur
Langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Lampung mendapat sambutan positif dari para tokoh adat yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Paduka Yang Mulia Pangeran Edward Syah Pernong selaku Sultan Skala Brak bersama perwakilan Ketua Adat Jabung, Heri Febriansyah, mengapresiasi kehadiran Gubernur yang turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus menawarkan solusi nyata.
Dukungan juga datang dari Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, yang menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat pembangunan Kecamatan Jabung dan wilayah Lampung Timur secara keseluruhan.
Melalui berbagai program pendidikan, pembangunan infrastruktur, hilirisasi pertanian, hingga pengembangan desa budaya, Pemerintah Provinsi Lampung berharap stigma negatif terhadap Jabung dapat berubah menjadi citra sebagai kawasan yang maju, mandiri, dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.














