Media90.id – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam memperkuat sektor pertanian kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, berhasil meraih penghargaan bergengsi Top Regional Leader Awards 2026 pada kategori Penguat Daya Saing Pertanian Daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pendiri Disway National Network (DNN), Dahlan Iskan, dalam acara Leadership Forum dan Awarding Ceremony bertajuk “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional” yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ajang penghargaan yang diinisiasi DNN ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi strategis, menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Dahlan Iskan menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang tetap mampu menghadirkan berbagai terobosan di tengah tantangan ekonomi global yang tidak mudah.
Menurut Dahlan, kondisi saat ini menjadi ujian bagi para pemimpin daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengelola pemerintahan dan menjaga stabilitas ekonomi wilayah masing-masing.
“Di saat yang paling sulit seperti ini, maka tetap akan lahir beberapa kepala daerah yang istimewa. Jadi, anggap saja ini para kepala daerah lagi mengikuti masa-masa School of Suffering, sekolah penderitaan. Dan dari situ akan lahir para kepala daerah yang istimewa,” ujar Dahlan Iskan.
Ia juga menegaskan pentingnya ketepatan dalam menentukan prioritas kebijakan agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Cheka Virgowansyah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional sangat dipengaruhi oleh kinerja ekonomi di tingkat daerah.
Menurutnya, capaian ekonomi nasional merupakan akumulasi dari keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola potensi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.
“Pertumbuhan ekonomi nasional itu merupakan kolektivitas dari pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi yang ada di pusat ini adalah gabungan dari pertumbuhan ekonomi yang ada di kabupaten dan kota,” kata Cheka.
Ia menambahkan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan implementasi desentralisasi terbesar di dunia. Pemerintah daerah memiliki kewenangan luas dalam mengelola berbagai urusan pemerintahan sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Cheka juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran yang berorientasi pada hasil atau value for money. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Keberhasilan Rahmat Mirzani Djausal meraih penghargaan sebagai Penguat Daya Saing Pertanian Daerah dinilai menjadi bukti keberhasilan Lampung dalam mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan.
Berbagai kebijakan yang dijalankan Pemprov Lampung, mulai dari peningkatan produktivitas komoditas unggulan, penguatan perlindungan petani, hingga penerapan teknologi pertanian modern, dinilai mampu meningkatkan daya saing sektor agribisnis daerah.
Strategi pembangunan pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir tersebut juga dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi regional sekaligus memperkuat kontribusi Lampung terhadap ketahanan pangan nasional.
Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Lampung sebagai salah satu daerah strategis di sektor pertanian nasional yang terus menunjukkan kemajuan melalui inovasi, kolaborasi, dan kebijakan yang berpihak kepada petani serta pembangunan ekonomi daerah.














