BERITA

Kontingen Sambo Lampung Borong Tujuh Medali Emas di Kejurnas Open Gubernur Sumsel 2026

Luluk RJMP
5
×

Kontingen Sambo Lampung Borong Tujuh Medali Emas di Kejurnas Open Gubernur Sumsel 2026

Sebarkan artikel ini
Luar Biasa! Atlet Sambo Lampung Koleksi Tujuh Medali Emas di Kejurnas Open Gubernur Sumsel
Luar Biasa! Atlet Sambo Lampung Koleksi Tujuh Medali Emas di Kejurnas Open Gubernur Sumsel

Media90.id – Kontingen atlet Sambo Lampung berhasil mengukir prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Beladiri Sambo dan Blind Sambo Open Gubernur Sumatera Selatan Cup 2026. Bertanding di Palembang Square Mall pada 25–26 Juli 2026, para atlet Lampung sukses membawa pulang tujuh medali emas.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena dari 12 atlet yang diturunkan, sebanyak 10 atlet berhasil menembus partai final. Secara keseluruhan, Lampung mengoleksi 12 medali yang terdiri dari tujuh emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Ads
close ads

Ketua Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Lampung, Asril Isnur, mengatakan kontingennya hanya mengikuti dua dari tiga kategori yang dipertandingkan, yakni kategori cadet (usia di bawah 16 tahun) dan junior (usia 16–20 tahun). Sementara kategori senior tidak diikuti karena sebagian atlet memiliki agenda lain.

“Pada kategori cadet, kami meraih empat medali emas, sedangkan di kategori junior memperoleh tiga medali emas. Totalnya tujuh emas, ditambah tiga perak dan dua perunggu. Dari 12 atlet yang kami turunkan, 10 atlet berhasil lolos ke final,” ujar Asril.

Empat medali emas di kategori cadet dipersembahkan oleh Rafikar Adi Yusuf di kelas -51 kilogram putra, Sendi Bima Saputra di kelas -51 kilogram putra, M. Zohaep Makruf di kelas -57 kilogram putra, serta Kanaya Hafika di kelas -40 kilogram putri.

Sementara itu, tiga medali emas kategori junior diraih oleh Saskia Maheswari Setiawan di kelas -54 kilogram putri, Rafita Nur Anraini di kelas -71 kilogram putri, dan Silfi Agustin di kelas +72 kilogram putri.

Menurut Asril, kejuaraan terbuka tersebut menjadi ajang penting bagi atlet Sambo Lampung untuk mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa mendatang.

Turnamen ini diikuti atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Medan, Bogor, Bandung, Banjarmasin, Bengkulu, serta sejumlah provinsi di Pulau Sumatera. Persaingan yang ketat membuat hasil yang diraih Lampung menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.

Ia juga berharap semakin banyak kejuaraan Sambo yang digelar di berbagai daerah. Menurutnya, frekuensi bertanding menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet selain program latihan yang dijalani secara rutin.

“Prestasi atlet tidak hanya dibentuk melalui latihan, tetapi juga dari banyaknya pertandingan yang diikuti. Semakin sering bertanding, maka pengalaman, mental, dan kemampuan atlet akan semakin matang,” jelasnya.

Raihan tujuh medali emas pada Kejuaraan Beladiri Sambo dan Blind Sambo Open Gubernur Sumatera Selatan Cup 2026 menjadi modal berharga bagi kontingen Sambo Lampung untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya. Prestasi ini juga membuka peluang bagi atlet-atlet Lampung untuk tampil lebih kompetitif apabila cabang olahraga Sambo kembali dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *