Media90 – Rapat koordinasi antara Komite Olahraga Nasional Indonesia Lampung dan Komite Olahraga Nasional Indonesia Banten menyepakati akan mempertandingkan 56 cabang olahraga pada gelaran Pekan Olahraga Nasional 2032.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria mengatakan, pembagian cabang olahraga tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi visitasi KONI Pusat yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 April 2026 di Banten, dan 14–18 April 2026 di Lampung.
Menurutnya, kesepakatan ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penentuan cabang olahraga antara kedua daerah.
“Rakor yang dihadiri KONI Pusat membahas visitasi, di mana cabang olahraga menjadi syarat utama. Kami sudah sepakat mempertandingkan total 56 cabang olahraga, meski sebagian besar berada di Banten,” ujar Riagus, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, Lampung akan mempertandingkan 21 cabang olahraga dari total 44 cabang olahraga wajib. Sementara itu, 23 cabang olahraga lainnya akan digelar di Banten, mengingat kesiapan sarana dan prasarana yang lebih lengkap.
Selain itu, terdapat tambahan 12 cabang olahraga lain yang terdiri dari lima usulan Lampung, lima usulan Banten, serta dua cabang olahraga yang ditentukan oleh KONI Pusat, sehingga total keseluruhan menjadi 56 cabang olahraga.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasyid menegaskan pentingnya kolaborasi antara Lampung dan Banten dalam menyukseskan PON 2032.
“Jika nanti Banten bertanding di Lampung, maka harus didukung secara maksimal, begitu juga sebaliknya. Kita ingin bersama-sama sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi,” ujar Agus.
Di sisi lain, Sekretaris Panitia Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon tuan rumah PON 2032, Eman Sumusi menekankan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi visitasi.
Ia mengingatkan, berbagai aspek harus dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan venue, fasilitas sekretariat, ruang tes doping, tempat istirahat atlet, perangkat pertandingan, hingga akses ke rumah sakit dan penginapan.
“Jangan sampai saat tim visitasi datang, venue masih terkunci. Jarak ke rumah sakit, penginapan, dan fasilitas umum lainnya juga harus jelas,” tegas Eman.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Lampung dan Banten optimistis dapat lolos tahap verifikasi dan menjadi tuan rumah bersama PON 2032, sekaligus menghadirkan penyelenggaraan yang berkualitas dan berstandar nasional.














