BERITA

Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp50 Juta untuk 126 Koperasi Kelurahan

Luluk RJMP
0
×

Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp50 Juta untuk 126 Koperasi Kelurahan

Sebarkan artikel ini
126 Koperasi Kelurahan di Bandar Lampung Dapat Suntikan Dana Rp50 Juta

Media90.id – Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan dukungan dana awal sebesar Rp50 juta kepada masing-masing Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah dibentuk di 126 kelurahan di Kota Tapis Berseri.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Aula Gedung Semergou, Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).

Ads
close ads

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Koperasi, serta Asosiasi Desa Seluruh Indonesia.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, serta jajaran Forkopimda Lampung dan Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurut Eva, Pemkot Bandar Lampung telah membentuk koperasi di seluruh 126 kelurahan. Sebagai bentuk dukungan awal, pemerintah kota memberikan dana sebesar Rp50 juta untuk setiap koperasi.

“Kami punya koperasi di 126 kelurahan dan alhamdulillah Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan dana awal kepada 126 koperasi yang ada di Bandar Lampung sebanyak Rp50 juta,” kata Eva.

Dengan bantuan tersebut, Eva berharap koperasi di setiap kelurahan dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan Pemkot Bandar Lampung berkomitmen menjadikan koperasi sebagai salah satu penguat perekonomian masyarakat. Namun, upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, dan pemerintah kota.

“Kami siap melakukan yang terbaik untuk koperasi kemasyarakatan yang ada di Bandar Lampung,” ujarnya.

Eva juga berharap Menteri Koperasi dapat berkunjung secara langsung ke koperasi-koperasi yang ada di Kota Bandar Lampung. Pemkot, kata dia, akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan terhadap 126 koperasi tersebut secara bertahap.

Tetap Dukung Program Koperasi Desa

Meski Bandar Lampung tidak memiliki wilayah administratif desa, Eva menegaskan pemerintah kota tetap siap berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Walaupun kami tidak punya desa, kami siap bekerja sama dengan kabupaten setempat,” tegasnya.

Menurut Eva, keterbatasan wilayah administratif bukan menjadi hambatan untuk mendukung penguatan koperasi dan ekonomi kerakyatan. Sebaliknya, kolaborasi antarpemerintah diperlukan agar program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak yang telah mempercayakan Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah seminar nasional tersebut.

Bagi Eva, kegiatan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan koperasi serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dengan dukungan dana awal Rp50 juta untuk masing-masing koperasi, Pemkot Bandar Lampung berharap 126 koperasi kelurahan yang telah terbentuk dapat terus dibenahi dan dikembangkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *