BERITA

Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Tuan Rumah PON 2032 Lewat Rakor Bersama KONI Pusat

Luluk RJMP
9
×

Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Tuan Rumah PON 2032 Lewat Rakor Bersama KONI Pusat

Sebarkan artikel ini
Jelang PON 2032 Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Venue Bersama KONI Pusat

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Tim Visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan KONI Lampung menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait verifikasi dan validasi pencalonan Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung pada Rabu (15/4/2026) ini dipimpin oleh Marindo Kurniawan selaku Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Turut hadir Wakil Ketua Umum I KONI Pusat sekaligus Tim Verifikasi KONI Pusat Suwarno, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat, unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, serta perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Ads
close ads

Dalam suasana penuh semangat kolaborasi, berbagai pihak menyampaikan kesiapan serta langkah strategis yang telah dilakukan untuk mendukung pencalonan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032.

Tim Verifikasi KONI Pusat menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, tidak hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mencakup aspek prestasi atlet, tata kelola, hingga dampak ekonomi bagi masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan dinilai penting untuk segera ditindaklanjuti oleh KONI dan Pemprov Lampung.

Suwarno mengungkapkan, terdapat sejumlah catatan terkait pengajuan venue cabang olahraga. Salah satunya pada cabang di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), di mana Lampung baru mengusulkan paralayang dan paramotor, sementara cabang lain seperti terjun payung, aeromodeling, dan gantole belum memiliki kepastian.

“Kami ingin segera ada kepastian, sambil menunggu hasil evaluasi tim dalam beberapa hari ke depan selama visitasi di Lampung, setelah sebelumnya kami menyelesaikan peninjauan di Banten,” ujar Suwarno.

Ia juga menjelaskan, venue yang diajukan terbagi dalam dua kategori, yakni venue yang sudah tersedia dan siap direnovasi, serta venue yang masih dalam tahap perencanaan. Untuk kategori kedua, diperlukan bukti perencanaan pembangunan yang jelas, seperti pengembangan sport center dengan progres yang terukur.

Menurut Suwarno, indikator kesuksesan PON juga memiliki sudut pandang berbeda. Bagi KONI Pusat, keberhasilan PON ditandai dengan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mencetak rekor di tingkat nasional hingga internasional. Oleh karena itu, Lampung diharapkan mulai fokus membentuk kontingen yang kuat dengan program yang terarah.

Sementara itu, Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa Lampung bersama Banten telah memenuhi persyaratan pencalonan dan kini menjadi calon tunggal tuan rumah PON 2032.

“Semangat kebersamaan antara Lampung dan Banten terus diperkuat sebagai bentuk kesiapan bersama dalam mengemban amanah sebagai tuan rumah,” kata Taufik.

Ia menambahkan, kolaborasi antarwilayah menjadi kunci penting untuk memastikan penyelenggaraan PON berjalan optimal serta memberikan dampak positif, baik dalam peningkatan prestasi olahraga maupun pembangunan daerah.

Lampung sendiri direncanakan akan menggelar 24 cabang olahraga yang tersebar di berbagai kabupaten/kota, dengan dukungan venue dan fasilitas yang terus dipersiapkan secara bertahap melalui sinergi berbagai pihak.

Di sisi lain, Marindo Kurniawan menegaskan bahwa pencalonan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032 didukung oleh berbagai potensi daerah, mulai dari aspek geografis, aksesibilitas, hingga kesiapan infrastruktur.

“Pemaparan dari perangkat daerah menunjukkan bahwa berbagai persiapan terus dilakukan secara bertahap, mulai dari koordinasi lintas wilayah, kesiapan sarana dan prasarana, hingga dukungan fasilitas penunjang guna memastikan penyelenggaraan berjalan optimal,” ujarnya.

Melalui rakor ini, Pemprov Lampung bersama seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen kuat untuk mematangkan kesiapan, demi mewujudkan penyelenggaraan PON 2032 yang sukses dan berdampak luas bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan