BERITA

Pemprov Lampung Perkuat Sistem Digital dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Luluk RJMP
6
×

Pemprov Lampung Perkuat Sistem Digital dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan
Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Media90.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat upaya percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui pendekatan multisektoral yang melibatkan berbagai pihak. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah finalisasi aplikasi digital “Lampung Peduli TBC” yang saat ini berada dalam tahap penyempurnaan di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung.

Aplikasi tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas pelacakan kasus TBC di seluruh wilayah Lampung. Selain itu, sistem digital ini juga diperkuat dengan penambahan sejumlah variabel data guna mendukung program perbaikan rumah tidak layak huni bagi pasien TBC, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.

Ads
close ads

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya sistem pendataan yang akurat dalam upaya pengendalian penyakit menular tersebut. Menurutnya, seluruh pasien yang terdiagnosis TBC harus tercatat dan terlaporkan dengan baik dalam sistem informasi yang telah disiapkan pemerintah.

“Kami ingin memastikan semua orang yang terdiagnosis TBC tercatat dan terlaporkan dalam sistem informasi TBC sehingga penanganannya dapat dilakukan secara optimal,” ujar Jihan.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kabupaten Lampung Selatan menyumbang sekitar 11 persen dari total kasus TBC di Provinsi Lampung. Angka tersebut menjadikan Lampung Selatan sebagai salah satu daerah prioritas dalam program percepatan penanggulangan TBC.

Menanggapi kondisi tersebut, Jihan meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan untuk meningkatkan pelacakan kasus serta melakukan asesmen lapangan secara lebih progresif. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai program bantuan dan intervensi yang telah disiapkan pemerintah dapat terserap secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Perhatian khusus juga diberikan pada wilayah yang masuk kategori zona merah. Saat ini, angka penemuan kasus baru atau notification rate masih berada di kisaran 11 persen dari target ideal sebesar 90 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya penguatan strategi penemuan kasus secara aktif di lapangan.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) Kabupaten Lampung Selatan yang digelar secara virtual dari Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung pada Rabu (24/6/2026), Jihan kembali menegaskan bahwa penurunan kasus TBC merupakan salah satu prioritas nasional. Pemerintah menargetkan penurunan angka kasus hingga 50 persen dalam lima tahun mendatang.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mendorong pelaksanaan skrining aktif berbasis wilayah secara lebih masif. Kegiatan ini akan melibatkan organisasi masyarakat, komunitas lokal, serta peningkatan jumlah kader kesehatan yang bertugas melakukan edukasi dan penemuan kasus di tingkat masyarakat.

Selain itu, Dinas Kesehatan Lampung Selatan juga diminta memperkuat kemitraan dengan dokter praktik mandiri, klinik swasta, dan rumah sakit swasta dalam sistem pelaporan satu pintu. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi dan penanganan pasien TBC.

Sebagai bagian dari strategi percepatan diagnosis, pemerintah juga mengimplementasikan program Pelaksanaan X-Ray Voucher. Melalui program ini, masyarakat yang terindikasi atau terduga TBC dapat memperoleh pemeriksaan rontgen secara gratis di Klinik Syifa Kasih Medical Center yang berada di kawasan Pasar Tanjung Bintang.

Melalui penguatan sistem digital, peningkatan deteksi dini, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan program rumah sehat bagi pasien, Pemprov Lampung optimistis upaya percepatan penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung tercapainya target eliminasi TBC sesuai agenda pembangunan kesehatan nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lampung secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan