BERITA

Petani Marga Jaya dan Sido Rukun Menolak Pola Kemitraan di Register 45 Mesuji Karena Dinilai Membebani

293
×

Petani Marga Jaya dan Sido Rukun Menolak Pola Kemitraan di Register 45 Mesuji Karena Dinilai Membebani

Sebarkan artikel ini
Dianggap Bikin Sengsara, Puluhan Petani Marga Jaya dan Sido Rukun Tolak Pola Kemitraan di Register 45 Mesuji

Media90 – Puluhan petani di Register 45 Mesuji, Lampung, telah menyatakan kekecewaannya terhadap kemitraan yang dijalin dengan PT Silva Inhutani.

Para petani mengaku merasa dirugikan karena kurangnya transparansi mengenai hasil panen yang mereka terima.

Ads
close ads

Program kemitraan ini, yang digagas oleh Kementerian Kehutanan melalui Kelompok Pengelola Hutan (KPH) Sungai Buaya, dimaksudkan untuk menyelesaikan konflik agraria di wilayah tersebut. Namun, realitanya justru berbeda dari harapan.

Nyoman Sayur, salah satu petani dari Marga Jaya, mengungkapkan bahwa ia telah terlibat dalam program ini sejak tahun 2015 dengan menanam tiga jenis komoditas: kayu albasia, singkong, dan tebu.

Ia menjelaskan, untuk kayu yang ditanam sejak 2015 dan sudah 9 tahun kemudian dipanen, hasilnya tidak pernah dilaporkan secara transparan.

“Petani tidak tahu berapa kubik kayu yang dipanen dan berapa hasil dari penjualannya. Semua dipanen oleh PT Silva tanpa laporan yang jelas,” keluh Nyoman pada Kamis (19/9/2024).

Hal serupa juga terjadi pada komoditas singkong. Meskipun sudah beberapa kali panen sejak 2015, petani belum pernah menerima laporan tentang hasil panen dan bagi hasil yang sesuai.

Untuk tebu yang dipanen pada tahun 2023, pendapatan yang didapat petani jauh dari memadai. Nyoman mengungkapkan, “Pendapatan dari tebu untuk satu hektare hanya berkisar antara Rp1-2 juta per tahun. Jumlah ini tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarga petani.”

Kekecewaan yang sama juga dirasakan oleh masyarakat Sido Rukun. Program kemitraan yang dijanjikan akan memberikan keamanan ternyata juga penuh masalah.

Seorang tokoh masyarakat Sido Rukun, yang meminta identitasnya dirahasiakan, melaporkan adanya tindakan premanisme dan ancaman terhadap petani, termasuk pengambilalihan lahan secara paksa oleh oknum tertentu.

“Aparat negara dan pemerintah cenderung melakukan pembiaran, sehingga petani menjadi korban,” katanya.

Nyoman Sayur menegaskan bahwa masyarakat Marga Jaya dan Sido Rukun menolak kemitraan dan segala bentuk kerjasama perhutanan sosial.

“Kami sudah lelah dengan janji-janji kosong tentang kesejahteraan. Selama 9 tahun ini, yang kami dapatkan bukan kesejahteraan, tetapi kesulitan hidup,” tegasnya.

Syahrul Sidin, dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), menyarankan agar pemerintah daerah dan KPH Sungai Buaya menghentikan program kemitraan dan perhutanan sosial.

Menurut Syahrul, negara perlu menilai kembali apakah program ini benar-benar menyelesaikan konflik agraria atau hanya menunda masalah yang lebih besar di masa depan.

“Praktik kemitraan selama 9 tahun ini hanya menyisakan luka dan kesengsaraan bagi petani. Sudah wajar jika mereka menolak kemitraan dan perhutanan sosial,” ujarnya.

Kesepakatan kemitraan antara penggarap, pemukim, dan PT Silva Inhutani ditandatangani pada 30 September 2015.

Saat itu, tujuh desa terlibat dalam program ini, termasuk Marga Jaya, Tugu Roda, Karya Jaya, Karya Tani, Maju Jaya, Sido Rukun, dan Mekar Jaya.

Dollar Menguat Ketua OKK ARUN Lampung Ajak Publik Tetap Yakin pada Ekonomi Indonesia
BERITA

Media90 – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa pekan terakhir dinilai belum berada pada level yang mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD ARUN Lampung, Ardho Adam Saputra. Menurut Ardho, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan ekonomi global. Ia menilai, gejolak nilai tukar bukan hanya dialami Indonesia, tetapi juga hampir seluruh negara di kawasan Asia akibat ketidakpastian ekonomi dunia dan meningkatnya tensi geopolitik internasional.Ads close ads “Tak perlu khawatir berlebihan terhadap pelemahan rupiah, karena kondisi ini masih normal dalam menghadapi guncangan ekonomi dunia. Hampir seluruh…

Panen Raya Jagung Bersama Polri DPRD Lampung Tekankan Penguatan Ketahanan Pangan
BERITA

Media90 – DPRD Lampung menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang diselenggarakan oleh Polda Lampung. Kegiatan ini dirangkaikan dengan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri. Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Lampung diwakili oleh Anggota Komisi II DPRD Lampung, I Made Suarjaya. Acara berlangsung di Lampung Tengah pada Jumat (16/5/2026).Ads close ads Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi antara pemerintah daerah, Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian. I Made Suarjaya menyampaikan bahwa DPRD Lampung mendukung penuh berbagai program penguatan ketahanan pangan…

HUT Sikambara Komisi V DPRD Lampung Harap Jadi Pemersatu Suporter Sepakbola
BERITA

Media90 – Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 komunitas sepakbola Sikambara Lampung yang digelar di Wira Garden, Minggu (17/5/2026). Peringatan hari jadi komunitas tersebut berlangsung meriah dan penuh keakraban. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh olahraga, organisasi kepemudaan, serta berbagai komunitas yang ada di Lampung.Ads close ads Momentum HUT ke-1 Sikambara Lampung menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun semangat kebersamaan antar elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan daerah dan perkembangan olahraga di Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Yanuar Irawan menyampaikan apresiasinya terhadap perjalanan satu tahun Sikambara Lampung. Ia menilai…

Pemprov Lampung Perbaiki Jalan Akses ke Pantai Gigi Hiu Kini Hanya 25 Jam dari Bandar Lampung
BERITA

Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, terus mengembangkan strategi besar ekonomi berbasis pariwisata (tourism-based economy) melalui perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Lampung. Hasilnya mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya pada rute Bandar Lampung – Teluk Kiluan – Pantai Gigi Hiu yang sebelumnya ditempuh sekitar 4 jam, kini hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Akses menuju kawasan wisata pesisir Lampung pun semakin terhubung dan efisien.Ads close ads Melalui strategi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat konektivitas menuju destinasi unggulan dengan mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan provinsi, khususnya di jalur pesisir selatan. Perbaikan konektivitas dimulai dari pelebaran ruas Jalan…

Pemprov Lampung Jalin Kerja Sama dengan Malaysia untuk Dorong Pariwisata Energi dan Investasi
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat hubungan strategis dengan Malaysia melalui berbagai langkah konkret di sektor pariwisata, konektivitas internasional, investasi, energi hijau, hingga ketenagakerjaan. Komitmen tersebut tercermin dalam rangkaian pertemuan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Konsul Jenderal Malaysia, Shahril Nizam Abdul Malek, jajaran maskapai TransNusa, serta perusahaan energi dan infrastruktur asal Malaysia, Citaglobal Berhad. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Lampung pada 12–13 Mei 2026.Ads close ads Dalam pertemuan bersama Konsul Jenderal Malaysia, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa hubungan antara Lampung dan Malaysia selama ini telah terjalin erat, baik dari sisi sosial, ekonomi, pariwisata, maupun…

73,7 Persen Tercapai, Retribusi Labuhan Jukung Tandai Kebangkitan Wisata Pesisir Barat
BERITA

Media90 – Riuh debur ombak di Pantai Labuhan Jukung perlahan membawa kabar baik bagi sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Barat. Hingga akhir April 2026, capaian retribusi wisata di destinasi andalan daerah tersebut telah menyentuh 73,7 persen dari target tahunan yang ditetapkan pemerintah. Angka ini menjadi sinyal kuat bangkitnya kembali geliat pariwisata di wilayah yang dikenal sebagai bumi para sai batin dan ulama. Aktivitas wisata yang mulai ramai turut mendorong optimisme terhadap pemulihan sektor pariwisata lokal.Ads close ads Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Disporaparegraf Pesisir Barat, Astri G. Sabihi, menjelaskan bahwa target retribusi wisata Pantai Labuhan Jukung pada 2026…

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Apresiasi Polda Usai Tangkap Dua Pelaku Penembak Bripka Arya
BERITA

Media90 – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Lampung, Fahrurrozi, mengapresiasi langkah Polda Lampung atas keberhasilan mengungkap dan menangkap komplotan pencurian sepeda motor yang terlibat dalam penembakan terhadap Arya Supena. Diketahui, Polda Lampung sebelumnya berhasil mengamankan dua pelaku penembakan. Dalam proses penangkapan tersebut, satu pelaku terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan terhadap petugas.Ads close ads Fahrurrozi menilai keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam memberantas tindak kriminalitas yang selama ini meresahkan masyarakat Lampung. “Kami mengucapkan selamat kepada Polda Lampung beserta jajaran atas tertangkapnya komplotan yang menewaskan Bripka Anumerta Arya Supena. Ini menjadi bukti kerja keras dan…