Media90.id – Jessica Kumala Wongso kembali menjadi perhatian publik setelah menyampaikan pernyataan terbaru terkait kasus kopi sianida yang menjerat dirinya pada 2016.
Usai menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman sekitar delapan tahun, Jessica kembali menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan terhadap sahabatnya, Wayan Mirna Salihin.
Pernyataan tersebut disampaikan Jessica dalam wawancara di kanal YouTube Mereka Berbicara. Dalam kesempatan itu, Jessica turut menyampaikan pesan khusus kepada ayah almarhumah Mirna, Edi Darmawan Salihin.
Jessica berharap Edi dapat mengenalnya secara langsung sebagai pribadi, bukan hanya berdasarkan informasi atau pandangan yang berkembang selama kasus tersebut berlangsung.
“Main sama saya seminggu aja. Lihatlah saya bagaimana. Saya mau Om berpikir jangan cuma percaya aja dengan apa yang dikatakan orang. Kenalilah saya juga,” ujar Jessica.
Jessica Wongso Tak Simpan Dendam kepada Ayah Mirna
Dalam wawancara tersebut, Jessica mengatakan dirinya memahami rasa kehilangan yang dialami keluarga Mirna, terutama sang ayah.
Meski namanya selama bertahun-tahun dikaitkan dengan kasus tersebut, Jessica mengaku tidak menyimpan rasa benci maupun dendam kepada Edi Darmawan.
Menurutnya, setiap orang memiliki pandangan masing-masing terhadap perkara yang terjadi. Namun, ia berharap suatu saat nanti kasus tersebut dapat dilihat dari sudut pandang yang lebih terbuka dan objektif.
Jessica juga berharap hubungan antara dirinya dan keluarga Mirna ke depannya tidak lagi dipenuhi rasa permusuhan.
Belum Ada Rencana Bertemu Langsung
Meski sudah bebas dari hukuman, Jessica mengaku belum memiliki rencana khusus untuk bertemu secara langsung dengan Edi Darmawan Salihin.
Namun, ia tetap membuka harapan agar tidak ada lagi kebencian yang muncul di antara kedua pihak setelah perjalanan panjang kasus tersebut.
Pernyataan terbaru ini menjadi salah satu momen ketika Jessica kembali berbicara kepada publik mengenai pandangannya setelah menyelesaikan masa hukuman.
Kasus kopi sianida yang menyebabkan meninggalnya Wayan Mirna Salihin pada 2016 hingga kini masih menjadi salah satu perkara hukum yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat Indonesia.
Catatan Redaksi
Artikel ini disusun berdasarkan pernyataan Jessica Kumala Wongso dalam wawancara di kanal YouTube Mereka Berbicara.
Kutipan langsung ditampilkan sesuai dengan pernyataan narasumber. Artikel ini bertujuan menyampaikan informasi secara faktual tanpa bermaksud menyimpulkan kembali maupun mengubah putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.














