NASIONAL

Angkot Berisi 17 Pelajar SMP Terguling di Jatinangor, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Avatar
5
×

Angkot Berisi 17 Pelajar SMP Terguling di Jatinangor, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Angkot Terbalik di Jatinangor Bawa 17 Pelajar SMP, Sopir Alami Kondisi Tak Biasa Usai Kecelakaan
Angkot Terbalik di Jatinangor Bawa 17 Pelajar SMP, Sopir Alami Kondisi Tak Biasa Usai Kecelakaan

Media90.id – Sebuah angkutan kota (angkot) jurusan Cileunyi–Sumedang mengalami kecelakaan hingga terguling di Jalan Raya Bandung–Cirebon, tepatnya di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Kamis (18/6/2026) sore. Kendaraan bernomor polisi Z 1903 AF tersebut diketahui sedang mengangkut 17 pelajar SMPN 1 Tanjungsari ketika insiden terjadi.

Seluruh korban langsung mendapatkan pertolongan dari warga sekitar bersama petugas yang berada di lokasi. Para pelajar yang mengalami luka-luka kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memperoleh penanganan medis.

Ads
close ads

Rekaman Kecelakaan Beredar di Media Sosial

Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video amatir beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, angkot terlihat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum diduga melakukan manuver yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.

Berdasarkan informasi yang beredar, angkot melaju dari arah Jatinangor menuju Tanjungsari. Tidak lama kemudian kendaraan terlihat oleng hingga akhirnya terguling di badan jalan. Akibat kejadian tersebut, belasan pelajar mengalami luka dengan tingkat cedera yang beragam.

Warga Panik Saat Evakuasi Korban

Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku panik melihat kecelakaan tersebut karena jumlah penumpang cukup banyak dan posisi kendaraan terguling di jalur utama Bandung–Cirebon.

Proses evakuasi berlangsung dengan bantuan warga dan petugas, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat banyaknya pengendara yang berhenti untuk melihat kejadian.

Sopir Disebut Bertingkah Tak Biasa

Usai kecelakaan, perhatian masyarakat juga tertuju pada kondisi sopir angkot berinisial Y, warga Kampung Cimasuk, Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sopir sempat menunjukkan perilaku tidak biasa setelah kendaraan terguling. Ia disebut berteriak sambil mengucapkan, “Aing maung,” dan bertingkah layaknya orang yang mengalami kesurupan. Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga yang berada di lokasi.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang dapat memastikan kondisi psikologis maupun kesehatan pengemudi saat kecelakaan terjadi.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan, dugaan faktor kecepatan, serta kondisi pengemudi sebelum insiden berlangsung. Polisi juga akan meminta keterangan para saksi dan memeriksa rekaman video yang beredar sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Melalui Kasatlantas, Polres Sumedang mengimbau seluruh pengemudi angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang dengan mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum beroperasi.

Catatan Redaksi

Informasi mengenai dugaan sopir mengalami kesurupan berasal dari keterangan saksi di lokasi kejadian dan belum dapat dipastikan secara medis maupun hukum. Redaksi tidak bermaksud menggiring opini publik terhadap pihak mana pun. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan memiliki hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. Pembaca diharapkan tetap bersikap kritis dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian sebelum menarik kesimpulan. Redaksi juga tidak bertanggung jawab atas klaim maupun spekulasi yang berkembang di media sosial di luar informasi yang telah diverifikasi dalam pemberitaan ini.

Tinggalkan Balasan