NASIONAL

Cek Fakta: Video TikTok Klaim Purbaya Bagikan Bantuan Kemenkeu Terindikasi Modus Phishing

Avatar
3
×

Cek Fakta: Video TikTok Klaim Purbaya Bagikan Bantuan Kemenkeu Terindikasi Modus Phishing

Sebarkan artikel ini
Heboh Video TikTok Bantuan Kemenkeu dari Purbaya Waspada Diduga Modus Phishing

Media90.id – Sebuah video yang diunggah akun TikTok “tebus.murah.jhon.l” menjadi perhatian publik setelah mengklaim bahwa Purbaya mengajak masyarakat mengirimkan data pribadi untuk memperoleh bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dalam video tersebut, terdapat narasi yang berbunyi:

Ads
close ads

“jangan berkecil hati semua berhak mendapatkan dana bantuan ini”

Unggahan itu juga menyertakan sebuah tautan yang diklaim sebagai akses untuk mengajukan bantuan. Namun, hasil penelusuran menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa tautan tersebut bukan berasal dari sumber resmi dan berpotensi menjadi bagian dari modus phishing.

Tautan Meminta Data Pribadi dan Kode Verifikasi

Setelah ditelusuri, tautan dalam unggahan mengarah ke sebuah formulir yang meminta pengguna mengisi nama lengkap sesuai KTP serta nomor Telegram yang masih aktif.

Proses kemudian berlanjut dengan permintaan agar pengguna memasukkan kode verifikasi Telegram untuk melanjutkan tahapan berikutnya.

Pola semacam ini dikenal sebagai salah satu ciri phishing, yaitu upaya memperoleh akses ke akun maupun data pribadi korban melalui halaman yang dibuat menyerupai layanan resmi.

Apabila pengguna menyerahkan kode verifikasi tersebut, pelaku berpotensi mengambil alih akun Telegram milik korban.

Audio Diduga Hasil Rekayasa AI

Penelusuran lebih lanjut dilakukan terhadap audio dalam video menggunakan layanan pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation.

Hasil analisis menunjukkan suara yang digunakan memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai hasil rekayasa menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Temuan tersebut mengindikasikan bahwa audio pada video kemungkinan bukan merupakan suara asli dari narasumber.

Video Asli Berasal dari Kanal Sekretariat Presiden

Selain analisis audio, dilakukan pula pencarian menggunakan metode reverse image search melalui Google.

Hasilnya mengarah pada video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden. Video asli merupakan dokumentasi pidato Purbaya saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam sebuah kegiatan pada Selasa, 8 April 2025.

Dalam rekaman asli tersebut tidak ditemukan pernyataan mengenai pembagian bantuan dari Kementerian Keuangan maupun ajakan kepada masyarakat untuk mengirimkan data pribadi.

Temuan ini menunjukkan bahwa video asli diduga telah dimodifikasi dengan audio hasil rekayasa AI, kemudian dipadukan dengan tautan yang berpotensi digunakan untuk memperoleh data pengguna secara tidak sah.

Masyarakat Diminta Lebih Waspada

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap unggahan di media sosial yang menawarkan bantuan pemerintah dengan syarat mengisi data pribadi atau memasukkan kode verifikasi akun.

Jangan pernah membagikan kode OTP maupun kode verifikasi Telegram kepada siapa pun karena informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengambil alih akun.

Apabila menemukan informasi mengenai bantuan pemerintah, masyarakat disarankan untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi instansi terkait sebelum memberikan data pribadi.

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan hasil penelusuran terhadap unggahan yang beredar di media sosial, analisis menggunakan layanan pendeteksi AI, serta pencarian gambar balik (reverse image search).

Dugaan bahwa tautan tersebut merupakan modus phishing didasarkan pada karakteristik halaman yang meminta data pribadi dan kode verifikasi akun. Kesimpulan ini tidak menyatakan secara pasti identitas pihak di balik tautan tersebut.

Masyarakat disarankan untuk selalu memverifikasi informasi mengenai bantuan pemerintah melalui kanal resmi instansi terkait dan tidak memberikan data sensitif kepada pihak yang keasliannya tidak dapat dipastikan.

Tinggalkan Balasan