NASIONAL

Cek Fakta: Video TikTok Mengatasnamakan Taspen soal Bantuan Pensiunan 2026 Terindikasi Hoaks dan Modus Phishing

Avatar
5
×

Cek Fakta: Video TikTok Mengatasnamakan Taspen soal Bantuan Pensiunan 2026 Terindikasi Hoaks dan Modus Phishing

Sebarkan artikel ini
Waspada Klaim Bantuan Pensiunan 2026 Mengatasnamakan Taspen di TikTok Terindikasi Phishing

Media90.id – Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok “taspen00” menjadi perhatian publik setelah mengklaim adanya layanan dan bantuan bagi pensiunan dari Taspen untuk tahun 2026. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan keterangan resmi dan diduga merupakan bagian dari upaya pencurian data pribadi.

Dalam video tersebut, terdapat narasi:

Ads
close ads

“Informasi penting mengenai layanan dan bantuan pensiunan dari Taspen untuk masa tua yang lebih nyaman dan sejahtera. Hubungi kami untuk info lebih lanjut!”

Unggahan tersebut juga menyertakan sebuah tautan yang mengarahkan pengguna ke halaman pengisian data pribadi.

Tautan Meminta Data Pribadi dan Kode Verifikasi

Saat diakses, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke sebuah formulir yang meminta nama lengkap sesuai KTP serta nomor Telegram yang masih aktif.

Setelah data diisi, pengguna kemudian diminta memasukkan kode verifikasi Telegram untuk melanjutkan proses.

Pola semacam ini memiliki karakteristik yang umum ditemukan pada praktik phishing, yakni upaya memperoleh akses ke akun atau data pribadi korban melalui halaman yang menyerupai layanan resmi.

Apabila kode verifikasi diberikan, akun Telegram pengguna berpotensi diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Analisis AI Tunjukkan Indikasi Rekayasa Video

Penelusuran lebih lanjut dilakukan menggunakan layanan pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation.

Hasil analisis menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai hasil rekayasa menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Temuan ini mengindikasikan bahwa konten yang beredar kemungkinan telah dimanipulasi sehingga tidak dapat dijadikan sumber informasi yang dapat dipercaya.

Taspen Tegaskan Informasi Tidak Benar

Melalui akun Instagram resminya pada Rabu (13/5/2026), Taspen telah memberikan klarifikasi bahwa informasi mengenai program bantuan pensiunan tahun 2026 yang beredar tersebut tidak benar.

Dalam unggahan resminya, Taspen juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

Taspen mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan mengisi data pribadi maupun memberikan kode OTP atau kode verifikasi kepada pihak yang tidak dikenal.

Selalu Verifikasi Melalui Kanal Resmi

Masyarakat disarankan hanya memperoleh informasi mengenai layanan, program, maupun bantuan Taspen melalui situs web dan akun media sosial resmi perusahaan.

Apabila menerima pesan, tautan, atau unggahan serupa di media sosial, lakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum memberikan data pribadi atau mengikuti instruksi yang diberikan.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko pencurian data maupun pengambilalihan akun oleh pelaku kejahatan siber.

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan hasil penelusuran terhadap unggahan yang beredar di media sosial, analisis menggunakan layanan pendeteksi AI, serta klarifikasi yang telah disampaikan melalui kanal resmi Taspen.

Dugaan bahwa tautan tersebut merupakan modus phishing didasarkan pada karakteristik halaman yang meminta data pribadi dan kode verifikasi akun. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai penetapan identitas pelaku, melainkan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai potensi modus penipuan digital.

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi terkait program bantuan melalui kanal resmi instansi atau perusahaan yang bersangkutan serta tidak membagikan data sensitif kepada pihak yang keabsahannya tidak dapat dipastikan.

Tinggalkan Balasan