Media90 – Aktivitas gempa bumi kembali terjadi di wilayah timur Indonesia. Kali ini, gempa berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang kawasan Larantuka pada Kamis pagi, 9 April 2026. Getaran gempa dilaporkan terasa oleh warga di sejumlah wilayah sekitar.
Pusat Gempa di Darat, Kedalaman Dangkal
Berdasarkan data yang dihimpun, pusat gempa berada di darat sekitar 24 kilometer tenggara Larantuka. Gempa ini memiliki kedalaman yang relatif dangkal, yakni hanya 3 kilometer, dengan koordinat 8,44 LS dan 123,14 BT.
Kedalaman yang dangkal membuat getaran lebih mudah dirasakan meskipun magnitudo tidak terlalu besar.
Gempa terjadi pada pukul 04:54:48 WIB, saat sebagian warga masih memulai aktivitas pagi hari.
Getaran Terasa di Flores Timur
Sejumlah warga di Flores Timur (Flotim) melaporkan merasakan getaran dengan skala II hingga III MMI. Pada skala ini, getaran biasanya dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah dan terasa seperti getaran ringan.
Meski demikian, gempa dengan magnitudo 3,8 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami maupun kerusakan besar.
Warga Diimbau Tetap Waspada
Masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, terutama karena pusat gempa berada di darat dengan kedalaman dangkal.
Secara umum, gempa dengan kedalaman dangkal cenderung lebih terasa di permukaan karena energi yang dilepaskan belum banyak teredam oleh lapisan bumi. Oleh sebab itu, meskipun magnitudo relatif kecil, getaran tetap bisa dirasakan oleh warga di sekitar pusat gempa.














