BISNIS

Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar, Volume Trading USDT di Bittime Naik 40%

Novta Tria
341
×

Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar, Volume Trading USDT di Bittime Naik 40%

Sebarkan artikel ini
Lonjakan Volume Trading di Bittime Tembus 40 Usai USDT Sentuh Rp17.000

Media90 – Nilai tukar Rupiah terus mengalami tekanan hingga sempat menembus level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (USD). Kondisi ini turut diikuti oleh meningkatnya aktivitas perdagangan aset kripto, di mana Bittime mencatat kenaikan volume trading pasangan USDT/IDR hingga 40% dalam sepekan terakhir.

Di tengah situasi makroekonomi yang tidak stabil, pasar kripto juga mengalami tekanan. Harga Bitcoin dilaporkan sempat terkoreksi hingga ke level $68.700 akibat aksi jual di pasar global. Namun, kondisi tersebut justru mendorong sebagian investor untuk beralih ke aset yang dinilai lebih stabil seperti USDT.

Ads
close ads

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan strategi investasi di kalangan investor lokal yang cenderung merespons tekanan ekonomi global. USDT dinilai menjadi salah satu pilihan untuk menjaga nilai aset di tengah pelemahan Rupiah dan volatilitas pasar kripto.

USDT sebagai aset stablecoin dianggap memiliki likuiditas yang lebih stabil, sehingga banyak digunakan sebagai “safe haven” sementara ketika pasar mengalami fluktuasi tajam. Hal ini turut tercermin dari meningkatnya aktivitas transaksi di platform exchange berizin.

Bittime sendiri memungkinkan pengguna untuk menukar Rupiah ke USDT secara langsung melalui platform yang telah berizin dan diawasi. Selain itu, tersedia fitur swap IDR/USDT yang dapat diakses selama 24 jam penuh, sehingga memberikan fleksibilitas bagi investor dalam melakukan transaksi kapan saja tanpa batasan jam operasional.

Selain itu, Bittime juga menghadirkan program promosi bertajuk “Begin Investing in Gold with $XAUT Today” melalui fitur cashback emas XAUT. Program ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memperoleh cashback hingga Rp1.000.000 dengan minimal deposit Rp1.000.000 pada berbagai aset kripto, termasuk USDT/IDR.

Program tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi investor untuk mulai melakukan diversifikasi aset digital. Meski demikian, para pelaku pasar diingatkan bahwa keputusan investasi tidak sebaiknya hanya mengikuti tren, melainkan harus didasarkan pada pemahaman yang kuat terhadap aset yang dipilih.

Karena itu, edukasi mengenai manajemen risiko serta pemahaman terhadap kondisi makroekonomi menjadi hal penting dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital.

Investor juga perlu memahami bahwa aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga, potensi kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, hingga regulasi. Oleh sebab itu, riset mandiri serta diskusi dengan komunitas yang kredibel menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Teknologi Omnichannel, Fondasi Sukses Manajemen Bisnis di Era Digital
BISNIS

Media90 – Lanskap e-commerce yang semakin kompetitif secara global memaksa pelaku usaha untuk hadir secara serentak di berbagai platform penjualan online. Namun, semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola pesanan, pelanggan, dan stok barang secara terpisah. Tanpa sistem yang terpusat, operasional bisnis bisa menjadi tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Di sinilah konsep teknologi omnichannel menjadi solusi utama dalam manajemen bisnis modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan otomatis. Ads close ads Tantangan Operasional Mengelola Banyak Toko Online Pelaku bisnis ritel digital sering kali kewalahan menghadapi ratusan hingga ribuan notifikasi pesanan dari berbagai marketplace setiap hari….

Otomatisasi Bisnis 2026: AI Automation untuk Workflow Lebih Cerdas di Indonesia
BISNIS

Media90 – Istilah AI automation atau otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin sering muncul dalam diskusi transformasi digital perusahaan di Indonesia pada tahun 2026. Berbeda dengan otomatisasi tradisional yang sudah dikenal sejak dua dekade lalu melalui Robotic Process Automation (RPA), AI automation membawa kemampuan yang jauh lebih canggih dengan menggabungkan pemahaman bahasa alami, computer vision, machine learning, hingga reasoning untuk menangani proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan keputusan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Lebih dari itu, AI automation telah menjadi salah satu pengungkit utama efisiensi operasional bagi perusahaan yang menghadapi tekanan kompetisi tinggi dan margin keuntungan yang semakin menipis. Ads…

Sagara dan Pendekatan Jangka Panjang dalam Membangun Kepercayaan di Timur Tengah
BISNIS

Media90 – Makna dari “Sagara’s Approach to Long-Term Trust in the Middle East” menjadi semakin relevan ketika para pemimpin bisnis berhenti memandang teknologi sebagai sekumpulan alat, dan mulai melihatnya sebagai sistem operasi bagi pertumbuhan. Di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas, berbagai organisasi digital berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi pengalaman pelanggan, mempercepat eksekusi bisnis, serta meningkatkan visibilitas manajerial tanpa menciptakan kerentanan baru dalam sistem mereka. Tekanan ini mengubah cara perusahaan menilai mitra teknologi. Vendor tidak lagi cukup hanya mampu menulis kode. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mampu menerjemahkan arah strategis menjadi sistem yang tahan lama,…

Sagara Hadirkan Efisiensi IT Outsourcing dengan Penghematan Miliaran per Tahun
BISNIS

Media90 – Di era transformasi digital yang bergerak semakin cepat, perusahaan besar di Indonesia menghadapi tekanan ganda: tuntutan untuk terus berinovasi sekaligus menekan biaya operasional. Ironisnya, banyak organisasi sudah menggelontorkan miliaran rupiah untuk tim IT internal, vendor teknologi, hingga infrastruktur digital, namun hasil yang diperoleh masih belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Sistem berjalan lambat, proyek sering molor, dan anggaran IT terus meningkat setiap tahun tanpa peningkatan performa yang signifikan. Situasi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan satu hal penting: bukan lagi “berapa besar anggaran IT kita”, tetapi “seberapa efisien anggaran itu digunakan”. Ads close ads Masalah Struktural yang Menghambat…

Mengapa Para Pemimpin GCC Melihat Sagara sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
BISNIS

Media90 – Di kawasan Teluk (GCC), teknologi tidak lagi dipandang sekadar kumpulan alat pendukung operasional. Bagi banyak organisasi digital di Arab Saudi dan negara sekitarnya, teknologi kini telah berubah menjadi semacam sistem operasi pertumbuhan yang menentukan kecepatan ekspansi, kualitas layanan pelanggan, hingga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Dalam konteks tersebut, ekspektasi terhadap mitra teknologi ikut berubah. Perusahaan tidak lagi mencari vendor yang hanya mampu menulis kode, tetapi partner yang dapat menerjemahkan visi strategis menjadi sistem yang stabil, terukur, dan berkelanjutan. Di titik inilah nama Sagara mulai menonjol sebagai kandidat kuat dalam kemitraan multi-tahun. Ads close ads Tekanan Transformasi Digital di…

Maksimalkan Bisnis dengan Membeli Akun Media Sosial Terpercaya
BISNIS

Media90 – Membangun audiens dari nol menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku bisnis digital di tengah persaingan konten yang semakin ketat. Banyak brand membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan impresi dan engagement yang stabil. Karena itu, strategi alternatif seperti membeli akun media sosial mulai dilirik sebagai cara praktis untuk mempercepat pertumbuhan. Dengan membeli akun yang sudah memiliki pengikut, bisnis dapat melewati fase awal yang sulit dan langsung menjangkau pasar yang lebih luas. Ads close ads Pentingnya Memulai dengan Akun Berumur Akun yang sudah memiliki riwayat aktivitas dan basis pengikut yang jelas biasanya memberikan kredibilitas instan. Audiens cenderung lebih percaya…

Solusi Outsourcing AI untuk UMKM Indonesia: Fitur Cerdas & Biaya Terjangkau dari Sagara Technology
BISNIS

Media90 – Bagi banyak pelaku usaha di Indonesia, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ini masih dianggap sebagai teknologi mahal yang hanya bisa diakses perusahaan besar dengan anggaran riset tinggi. Namun, pandangan tersebut mulai berubah pada 2026 seiring hadirnya layanan outsourcing AI UMKM Indonesia fitur pintar biaya terjangkau dari Sagara Technology. Sagara Technology melihat bahwa tulang punggung ekonomi nasional justru berada pada jutaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya menikmati manfaat transformasi digital. Melalui pendekatan baru ini, teknologi AI kini dapat diterapkan di berbagai sektor usaha kecil seperti warung kopi, toko retail, bisnis fashion, hingga layanan kesehatan lokal dengan…