BERITA

DPRD Bandar Lampung Kritik Disdik, Data Infrastruktur Sekolah Dinilai Tidak Komprehensif

Luluk RJMP
75
×

DPRD Bandar Lampung Kritik Disdik, Data Infrastruktur Sekolah Dinilai Tidak Komprehensif

Sebarkan artikel ini
DPRD Bandar Lampung Soroti Data Infrastruktur Sekolah Disdik Jadi Sorotan

Media90 – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan setempat yang dinilai belum memiliki data komprehensif terkait kondisi infrastruktur sekolah negeri.

Sorotan tersebut mencuat dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah. Asroni menilai lemahnya perencanaan sektor pendidikan terlihat dari tidak tersedianya peta kerusakan fasilitas sekolah yang seharusnya menjadi dasar utama dalam penyusunan anggaran.

Ads
close ads

“Data infrastruktur sekolah saja kita belum dapat. Padahal ini hal paling mendasar. Saya baca di LKPJ yang dibahas pansus juga tidak ada,” tegas Asroni, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, Dinas Pendidikan seharusnya telah memiliki pemetaan rinci terkait kondisi gedung sekolah, jumlah ruang kelas yang rusak, fasilitas sanitasi, hingga sarana penunjang proses belajar siswa. Tanpa data tersebut, kebijakan pembangunan dinilai berpotensi tidak tepat sasaran.

“Kita ingin ada peta yang jelas. Gedung mana yang rusak, mana yang harus diprioritaskan. Jangan sampai anggaran disusun tanpa dasar yang kuat,” ujarnya.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Asroni mengaku menemukan langsung kondisi memprihatinkan saat melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kota Bandar Lampung.

Ia menyebut masih banyak siswa yang menggunakan kursi belajar tua yang sudah tidak layak pakai, bahkan sebagian merupakan bantuan sejak era 1990-an.

“Saya temukan kursi bantuan tahun 90-an masih dipakai sampai sekarang. Kondisinya rusak, tambal-tambalan, bahkan hampir hancur,” ungkapnya.

Asroni menilai kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi di kota besar sekaligus ibu kota Provinsi Lampung. Di beberapa wilayah seperti Sukarame dan Kemiling, fasilitas belajar siswa disebut masih jauh dari standar kelayakan.

“Ini ibu kota provinsi, tapi siswa masih duduk di kursi rombeng. Kalau sekadar coretan mungkin biasa, tapi ini sudah tidak layak sama sekali,” kritiknya.

Ia menegaskan, tanpa data yang akurat, pemerintah berisiko salah dalam menetapkan prioritas pembangunan sektor pendidikan. Bahkan, anggaran berpotensi terserap untuk program yang tidak menyentuh kebutuhan dasar sekolah.

“Kalau tidak ada pemetaan, pembangunan jadi asal jalan. Tidak jelas mana yang harus didahulukan. Jangan sampai anggaran habis untuk hal yang bukan prioritas,” tegas Asroni.

Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung pun mendesak Dinas Pendidikan segera menyusun database dan masterplan pendidikan yang lebih serius, termasuk peta infrastruktur sekolah serta data angka putus sekolah.

“Kita butuh perencanaan yang matang, bukan sekadar laporan administratif. Pendidikan ini menyangkut masa depan anak-anak Bandar Lampung,” pungkasnya.

Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Serentak di 15 Daerah untuk Stabilkan Harga
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah dinamika pasar. Ads close ads Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di sejumlah pasar tradisional yang menjadi titik pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini digelar di lima pasar tradisional, yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Panjang. Sekretaris Daerah Provinsi…

Pemprov Lampung Didorong Tingkatkan Kinerja Lewat Pengawasan Itjen Kemendagri
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperkuat tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan exit meeting pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/5/2026). Kegiatan exit meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan Itjen Kemendagri di Provinsi Lampung sejak 5 hingga 12 Mei 2026. Pengawasan dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan fokus pada berbagai aspek penting, mulai dari keuangan daerah, pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan aset, hingga program strategis pemerintah. Ads close ads Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo…

TP PKK Pusat Beri Penghargaan atas Aksi Cepat Program Imunisasi Lampung
BERITA

Media90 – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin (11/5/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa kehadiran tim dari pusat menjadi dorongan besar bagi seluruh pengurus PKK di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Ads close ads Menurutnya, kunjungan ini menjadi energi baru untuk memperkuat semangat dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis…

Desa Didorong Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi oleh Pemprov Lampung
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional. Kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). Ads close ads Menurut Ganjar, arah pembangunan Lampung tetap diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun harus mampu memberikan nilai tambah yang bertahan di daerah,…

Gubernur Mirza Sukses Hadirkan PSEL di Lampung untuk Olah Sampah Jadi Listrik
BERITA

Media90 – Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya resmi dipercepat setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, tiga pemerintah daerah aglomerasi, dan Danantara Indonesia, pada Senin (11/5/2026) di Jakarta. Kesepakatan tersebut dilakukan dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan menjadi langkah konkret untuk menjawab persoalan darurat sampah yang selama ini membebani wilayah Lampung Raya. Ads close ads Sampah Jadi Energi: Lompatan Besar Lampung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Riski Sofyan, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa proyek PSEL bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi sebuah transformasi menuju energi bersih. “Ini…

DPRD Bandar Lampung Dukung Penuh Dana Kementerian PUPR Penanganan Banjir
BERITA

Media90 – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyambut positif dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyusunan roadmap atau master plan pengelolaan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung. Dukungan anggaran tersebut dipandang sebagai langkah awal penting dalam upaya penanganan banjir yang selama ini masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah kota. Ads close ads Dorong Penanganan Banjir yang Terpadu Agus menjelaskan bahwa sejak awal Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung telah mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah kota. Menurutnya,…

Polinela dan Bank Lampung Bahas Kolaborasi, Fokus Lulusan Siap Masuk Perbankan
BERITA

Media90 – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan industri guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Bank Lampung dalam audiensi yang berlangsung di kantor pusat Bank Lampung, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut disambut jajaran pimpinan dan manajemen Bank Lampung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi vokasi dan industri perbankan daerah dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di Provinsi Lampung. Ads close ads Perkuat Keterkaitan Pendidikan dan Dunia Kerja Dalam…