Media90.id – Wilayah Mindanao, Filipina, diguncang gempa kuat berkekuatan magnitudo 7,7 pada Senin pagi, 08 Juni 2026 pukul 06:37 WIB. Pusat gempa tercatat berada pada koordinat 5,69 LU – 125,05 BT dengan kedalaman sekitar 105 kilometer.
“Telah terjadi gempa bumi dengan parameter sementara sebagai berikut: Kekuatan 7,7 SR, lokasi: Mindanao, Philippines,” demikian laporan awal yang dirilis dari sistem pemantauan gempa.
Getaran kuat tersebut kemudian memicu analisis lanjutan terkait potensi dampaknya terhadap wilayah sekitar, termasuk Indonesia bagian timur yang berada di kawasan Samudra Pasifik.
BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Tidak lama setelah kejadian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami dengan status waspada hingga siaga di sejumlah wilayah Indonesia.
Wilayah pesisir yang berada di sekitar Laut Filipina dan Samudra Pasifik diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan muka air laut.
Dalam peringatan resminya juga disampaikan bahwa:
“Waktu tiba gelombang dapat berbeda. Gelombang pertama bisa saja bukan yang terbesar.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa ancaman tsunami tidak selalu dimulai dari gelombang awal yang paling kuat, sehingga masyarakat diminta tetap waspada meskipun air laut tampak normal pada awalnya.
Wilayah dengan Status SIAGA
Beberapa daerah dengan potensi dampak lebih tinggi diminta melakukan langkah evakuasi dan menjauhi wilayah pesisir, di antaranya:
- Kepulauan Sangihe
- Kota Manado
- Minahasa Utara (utara dan selatan)
- Minahasa bagian utara dan selatan
- Kepulauan Minahasa
- Bolaang Mongondow bagian utara
- Gorontalo bagian utara
- Buol dan Toli-Toli (Sulawesi Tengah)
Status SIAGA berarti masyarakat di wilayah tersebut dianjurkan segera meninggalkan area pantai dan mengikuti instruksi evakuasi dari pihak berwenang.
Wilayah dengan Status WASPADA
Selain itu, sejumlah daerah lain juga diminta tetap waspada, meskipun risiko lebih rendah, seperti:
- Kepulauan Talaud
- Kota Bitung
- Halmahera
- Ternate dan Tidore
- Donggala bagian utara
- Kutai Timur
- Bulungan dan Nunukan (Kalimantan Utara)
- Minahasa Selatan bagian selatan
Status WASPADA mengindikasikan adanya potensi kenaikan muka air laut yang tetap harus diantisipasi dengan menjauh dari pesisir dan aliran sungai.
Estimasi Waktu Kedatangan Gelombang
Berdasarkan pemodelan awal, gelombang tsunami diperkirakan tiba pada waktu berbeda di tiap wilayah, antara lain:
- Kepulauan Sangihe: sekitar 06:51 WIB
- Manado: sekitar 07:12 WIB
- Gorontalo Utara: sekitar 07:26 WIB
- Ternate: sekitar 07:43 WIB
- Kutai Timur: sekitar 07:44 WIB
- Nunukan: sekitar 08:14 WIB
Perbedaan waktu ini dipengaruhi oleh jarak dari pusat gempa serta kondisi dasar laut yang dilalui gelombang.
Imbauan Keselamatan
Pihak berwenang mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan segera mengambil langkah keselamatan, di antaranya:
- Menjauhi garis pantai dan muara sungai
- Mengikuti arahan evakuasi petugas
- Tidak kembali ke wilayah pesisir sebelum dinyatakan aman
- Tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi
Gempa besar di Mindanao ini menjadi pemicu potensi tsunami di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur. Dengan status SIAGA dan WASPADA yang telah dikeluarkan, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti seluruh arahan resmi demi keselamatan bersama.














