Media90.id – Meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) membuat banyak konsumen mulai melirik kendaraan hybrid sebagai solusi untuk menekan biaya operasional harian. Salah satu produsen yang menawarkan pilihan tersebut adalah Chery melalui teknologi Chery Super Hybrid (CSH).
Teknologi ini diterapkan pada beberapa model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diklaim mampu menghadirkan konsumsi energi lebih efisien dibandingkan mobil bermesin bensin konvensional.
Berikut simulasi konsumsi energi dan biaya operasional mobil hybrid Chery berdasarkan data pengujian internal perusahaan. Perhitungan menggunakan asumsi harga BBM Rp16.250 per liter dan tarif listrik rumah tangga Rp1.700 per kWh.
1. Chery Tiggo 9 CSH
Sebagai model flagship dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Chery Tiggo 9 CSH dirancang untuk memaksimalkan penggunaan tenaga listrik pada mobilitas harian.
Mengusung konsep “Weekday EV, Weekend Hybrid”, kendaraan ini diklaim hanya membutuhkan biaya energi sekitar Rp13.073 per hari untuk perjalanan sekitar 40 kilometer.
Dalam simulasi penggunaan sejauh 1.200 kilometer per bulan, total biaya energi hanya mencapai Rp392.199. Dibandingkan mobil bensin konvensional, pengguna berpotensi menghemat sekitar Rp1.005.301 setiap bulan.
2. Chery Tiggo 8 CSH
Masih menggunakan teknologi PHEV, Tiggo 8 CSH menawarkan efisiensi untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Biaya energi harian diklaim berada di angka Rp13.878 untuk jarak tempuh 40 kilometer.
Sementara untuk perjalanan luar kota sejauh 240 kilometer, kombinasi penggunaan listrik dan bensin menghasilkan biaya energi sekitar Rp159.513.
Secara keseluruhan, biaya energi bulanan diperkirakan mencapai Rp568.909, sehingga pemilik dapat menghemat sekitar Rp828.591 per bulan dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.
3. Chery C5 CSH
Berbeda dari dua model sebelumnya, Chery C5 CSH menggunakan sistem Hybrid Electric Vehicle (HEV) tanpa perlu pengisian daya eksternal.
Mobil ini diklaim mampu mencatat konsumsi BBM hingga 20,4 km per liter.
Dengan efisiensi tersebut, biaya BBM yang dibutuhkan untuk perjalanan:
- 40 km: sekitar Rp31.863
- 60 km: sekitar Rp47.794
Dalam penggunaan bulanan, total biaya BBM diperkirakan mencapai Rp955.882, dengan potensi penghematan sekitar Rp441.618 dibandingkan mobil bensin biasa.
4. Chery Tiggo Cross CSH
Pilihan HEV lainnya adalah Chery Tiggo Cross CSH yang dirancang untuk penggunaan perkotaan tanpa perlu mengisi ulang baterai melalui charger.
SUV kompak ini memiliki konsumsi BBM sekitar 20 km per liter.
Dengan asumsi harga BBM Rp16.250 per liter, biaya operasionalnya setara dengan sekitar Rp812,5 per kilometer.
Estimasi biaya penggunaan harian meliputi:
- 40 km: sekitar Rp32.500
- 60 km: sekitar Rp48.750
Total biaya BBM selama satu bulan diperkirakan mencapai Rp975.000, sehingga pengguna berpotensi menghemat sekitar Rp422.500 dibandingkan mobil konvensional.
Perbandingan Biaya Operasional
| Model | Teknologi | Efisiensi | Estimasi Biaya Bulanan |
|---|---|---|---|
| Chery Tiggo 9 CSH | PHEV | Dominan listrik | Rp392.199 |
| Chery Tiggo 8 CSH | PHEV | Listrik + bensin | Rp568.909 |
| Chery C5 CSH | HEV | 20,4 km/liter | Rp955.882 |
| Chery Tiggo Cross CSH | HEV | 20 km/liter | Rp975.000 |
Pilihan Hybrid Sesuai Kebutuhan
Melalui lini Chery Super Hybrid, konsumen memiliki pilihan kendaraan yang dapat disesuaikan dengan pola penggunaan sehari-hari.
Bagi pengguna yang memiliki akses pengisian daya di rumah, model PHEV seperti Tiggo 9 CSH dan Tiggo 8 CSH menawarkan biaya operasional yang lebih rendah berkat pemanfaatan tenaga listrik.
Sementara itu, bagi pengguna yang menginginkan kepraktisan tanpa perlu mengisi daya baterai, Chery C5 CSH dan Tiggo Cross CSH menjadi alternatif dengan konsumsi BBM yang tetap efisien.
Perlu dicatat, seluruh angka konsumsi energi dan biaya operasional di atas merupakan klaim hasil pengujian internal Chery. Konsumsi BBM maupun listrik dalam penggunaan nyata dapat berbeda tergantung gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, cuaca, serta pola penggunaan masing-masing pengemudi.














