NASIONAL

Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu 900 Meter Masih Membumbung, Warga Diminta Siaga

Avatar
29
×

Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu 900 Meter Masih Membumbung, Warga Diminta Siaga

Sebarkan artikel ini
Dukono Meletus Lagi, Kolom Abu Setinggi 900 Meter, Warga Diminta Waspada
Dukono Meletus Lagi, Kolom Abu Setinggi 900 Meter, Warga Diminta Waspada

Media90 – Aktivitas vulkanik di Gunung Dukono kembali menunjukkan peningkatan. Gunung yang berada di Maluku Utara ini dilaporkan mengalami erupsi pada Rabu, 1 April 2026 pukul 05.59 WIT.

Hingga laporan ini disusun, erupsi masih berlangsung, menandakan aktivitas magma di dalam gunung masih aktif dan perlu diwaspadai.

Ads
close ads

Kolom Abu Capai 900 Meter

Letusan Gunung Dukono menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 900 meter di atas puncak, atau sekitar 1.987 meter di atas permukaan laut.

Abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Sebaran abu mengarah ke timur, mengikuti arah angin saat erupsi terjadi.

Baca Juga:  Peluncuran Sukses PSDKU Unila di Way Kanan dengan Dukungan Penuh Dirjen Vokasi: Menakjubkannya Lokasi dan Fasilitas yang Siap Digunakan

Potensi Dampak yang Perlu Diwaspadai

Erupsi yang masih berlangsung ini berpotensi menyebabkan paparan abu vulkanik di wilayah sekitar. Mengingat karakter erupsi Gunung Dukono yang terjadi secara periodik, sebaran abu dapat berubah-ubah tergantung kondisi angin.

Hal ini membuat wilayah terdampak tidak selalu sama, sehingga masyarakat diminta untuk tetap siaga setiap saat.

Rekomendasi untuk Masyarakat

Untuk mengurangi risiko, masyarakat diimbau untuk:

  • Tidak melakukan aktivitas, pendakian, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km dari puncak
  • Menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat terjadi hujan abu
  • Meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan arah sebaran abu vulkanik

Langkah-langkah tersebut penting guna melindungi diri dari dampak abu yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Tawarkan Tarif Khusus Rp45 Ribu untuk KA Arjuno Ekspres Eksekutif

Masyarakat di wilayah Maluku Utara juga diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak erupsi, sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman.

Tinggalkan Balasan