Media90 – Kejadian tak terduga terjadi di SMKN 8 Semarang saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung. Sebuah insiden yang melibatkan kemunculan tikus dari dalam wadah makanan sontak menghebohkan siswa dan publik.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 31 Maret 2026, tepat ketika para siswa hendak menerima dan membuka makanan yang dibagikan di kelas.
Video yang memperlihatkan momen tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan siswa yang menyaksikan langsung, berikut rangkaian peristiwa yang terjadi:
- Pengiriman box MBG dari SPPG
Paket makanan MBG diantarkan oleh pihak SPPG dan dikumpulkan di area lapangan sekolah. Box berukuran besar, masing-masing berisi sekitar 36 ompreng, ditumpuk sesuai pembagian per kelas. - Pengambilan jatah oleh siswa
Salah satu kelas mengambil satu box penuh dari tumpukan. Disebutkan bahwa box yang diambil berada di posisi paling bawah. - Box dibawa ke ruang kelas
Setelah diambil, box tersebut kemudian dibawa ke dalam kelas untuk dibagikan kepada seluruh siswa. - Tikus muncul saat ompreng dibuka
Ketika salah satu siswa hendak membuka ompreng, seekor tikus tiba-tiba muncul dari dalam box dan berusaha melarikan diri. Kejadian ini langsung membuat suasana kelas panik. - Kejadian direkam dan viral
Beberapa siswa yang menyaksikan langsung merekam kejadian tersebut. Video kemudian tersebar luas di media sosial dan menjadi viral.
Catatan: Kronologi ini disusun berdasarkan keterangan siswa yang berada di lokasi kejadian. Pihak terkait masih memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi atau informasi tambahan.
Sorotan terhadap Sistem Distribusi MBG
Munculnya hewan di dalam wadah makanan memunculkan kekhawatiran serius terkait sistem distribusi dan pengolahan dalam program MBG. Proses yang seharusnya menjamin kebersihan makanan dari awal hingga sampai ke tangan siswa kini dipertanyakan.
Terutama pada tahap penyimpanan dan pengiriman, banyak pihak menilai perlu adanya pengawasan yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang.
Tuai Kritik dari Masyarakat
Insiden ini langsung menuai kritik dari masyarakat. Banyak yang menyoroti pentingnya menjaga kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi siswa.
Program MBG sendiri bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi pelajar. Namun, kejadian seperti ini justru menimbulkan kekhawatiran terkait standar kebersihan dan keamanan pangan.
Desakan Evaluasi Menyeluruh
Berbagai pihak mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya dalam hal distribusi dan kontrol kualitas.
Pemeriksaan terhadap seluruh rantai distribusi dinilai penting untuk memastikan bahwa standar kebersihan benar-benar diterapkan secara konsisten, bukan hanya sekadar formalitas.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut. Publik pun masih menunggu klarifikasi untuk mengetahui fakta sebenarnya dan langkah perbaikan yang akan diambil.














