NASIONAL

KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Lumpuh Total Usai Sambaran Petir, Penumpang Dievakuasi

Avatar
10
×

KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Lumpuh Total Usai Sambaran Petir, Penumpang Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
KRL Rute Tanah Abang–Rangkasbitung Lumpuh, Listrik Atas Tersambar Petir, Penumpang Dievakuasi
KRL Rute Tanah Abang–Rangkasbitung Lumpuh, Listrik Atas Tersambar Petir, Penumpang Dievakuasi

Media90 – Gangguan besar terjadi pada layanan KRL Commuter Line lintas Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Rangkasbitung pada sore hari ini. Perjalanan kereta dilaporkan lumpuh total setelah sistem kelistrikan terganggu akibat sambaran petir.

Insiden ini berpusat di jalur antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Pondok Ranji. Sambaran petir dilaporkan mengenai Listrik Aliran Atas (LAA), yang merupakan komponen vital dalam operasional kereta listrik.

Ads
close ads

Akibat kejadian tersebut, sejumlah rangkaian KRL terhenti di tengah perjalanan dan tidak dapat melanjutkan perjalanan seperti biasa. Menurut keterangan resmi dari KAI Commuter, gangguan pada LAA menyebabkan sistem kelistrikan tidak berfungsi secara optimal sehingga perjalanan kereta harus dihentikan sementara demi keselamatan penumpang.

Situasi ini berdampak besar pada ribuan pengguna jasa KRL. Banyak penumpang yang akhirnya harus dievakuasi dari dalam kereta. Dalam kondisi darurat, mereka terlihat berjalan kaki menyusuri jalur rel untuk mencapai lokasi yang lebih aman.

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram Instagram @hanniamelia. Dalam video itu, tampak penumpang turun dari gerbong dan berjalan beriringan di sepanjang rel kereta, menciptakan suasana yang cukup menegangkan.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, pihak terkait terus melakukan upaya penanganan guna memulihkan operasional perjalanan KRL secepat mungkin.

Para penumpang diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi agar terhindar dari kebingungan di tengah situasi darurat.

Tinggalkan Balasan