Media90.id – Sebuah unggahan dari akun TikTok bernama “LOKER ID” pada Senin (27/4/2026) ramai menjadi perbincangan publik setelah menyebarkan informasi mengenai lowongan kerja besar-besaran di Dinas Perhubungan (Dishub).
Dalam video yang beredar, akun tersebut mengklaim bahwa Dinas Perhubungan sedang membuka rekrutmen sebanyak 1.500 karyawan baru dengan berbagai posisi dan persyaratan yang disebut relatif mudah dipenuhi.
Narasi yang ditampilkan dalam video tersebut antara lain berbunyi:
“DIBUTUHKAN SEGERA 1500 KARYAWAN BARU DINAS PERHUBUNGAN. GAJI 3 juta–12 juta per bulan. Uang lembur 120.000. Penempatan sesuai domisili masing-masing. Pria/Wanita. Ijazah minimal tamatan SMA/SMK/non skill. Tersedia berbagai macam posisi. Pendaftaran silakan klik link di bio.”
Unggahan tersebut kemudian menarik perhatian banyak pengguna media sosial yang tertarik dengan tawaran pekerjaan dan kisaran gaji yang dijanjikan.
Namun, saat tautan yang tercantum pada bio akun TikTok tersebut diakses, pengguna justru diarahkan ke sebuah formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap, alamat tempat tinggal, hingga nomor akun Telegram.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran karena pola serupa kerap ditemukan dalam praktik penipuan berkedok lowongan kerja atau job scam yang marak beredar melalui media sosial.
Berdasarkan penelusuran terhadap sumber resmi pemerintah, tidak ditemukan adanya pengumuman rekrutmen seperti yang diklaim dalam video viral tersebut.
Informasi pada laman resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia juga tidak menunjukkan adanya pembukaan lowongan kerja sebanyak 1.500 orang sebagaimana disebutkan dalam unggahan akun TikTok tersebut.
Selain itu, proses rekrutmen tenaga kerja di instansi pemerintah umumnya dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan. Untuk kebutuhan pegawai di lingkungan pemerintah daerah, informasi rekrutmen biasanya diumumkan melalui website resmi instansi terkait.
Sementara untuk penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN), seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui sistem resmi SSCASN yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Masyarakat yang ingin melamar pekerjaan di lingkungan Dinas Perhubungan disarankan untuk selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi pemerintah agar terhindar dari informasi menyesatkan.
Pengumuman rekrutmen biasanya dipublikasikan melalui website resmi Dinas Perhubungan di masing-masing daerah atau melalui portal SSCASN untuk formasi ASN.
Hingga saat ini, tidak ditemukan informasi valid mengenai pembukaan lowongan kerja 1.500 karyawan baru di Dinas Perhubungan sebagaimana yang beredar di TikTok.
Karena itu, informasi yang disebarkan akun “LOKER ID” patut dicurigai dan tidak dapat dijadikan acuan resmi oleh masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Publik juga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap lowongan kerja yang menawarkan gaji besar dengan persyaratan sangat mudah, namun tidak mencantumkan sumber resmi atau mekanisme seleksi yang jelas.
Modus seperti ini sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengumpulkan data pribadi calon korban atau mengarahkan mereka ke berbagai bentuk penipuan daring.
Masyarakat sebaiknya selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mengisi formulir atau memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitas dan legalitasnya, guna menghindari potensi penyalahgunaan data maupun kerugian lainnya.














