Media90.id – Sebuah unggahan dari akun TikTok bernama “LOKER ID” pada Jumat (17/4/2026) kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Hyundai Indonesia.
Dalam video yang diunggah, akun tersebut hanya menampilkan narasi singkat yang mengajak pengguna untuk mengakses informasi lebih lanjut melalui tautan yang tersedia di bio profil akun.
“Lowongan kerja PT Hyundai Indonesia, info lebih lanjut cek link website yang ada di bio profil,” demikian isi pesan yang ditampilkan dalam video tersebut.
Namun, ketika tautan yang berada di bio akun tersebut diakses, pengguna tidak diarahkan ke situs resmi perusahaan. Sebaliknya, mereka dibawa menuju sebuah formulir digital yang meminta berbagai data pribadi, mulai dari nama lengkap, alamat, hingga nomor akun Telegram.
Permintaan data pribadi melalui formulir yang tidak terhubung dengan platform resmi perusahaan kemudian menimbulkan kekhawatiran di kalangan pencari kerja. Pola seperti ini kerap ditemukan dalam berbagai modus penipuan berkedok lowongan kerja yang beredar melalui media sosial.
Situasi tersebut membuat banyak pengguna internet mempertanyakan keabsahan informasi yang disebarkan oleh akun “LOKER ID”.
Menanggapi maraknya informasi rekrutmen tidak resmi yang beredar di internet, pihak Hyundai Motor Manufacturing Indonesia telah menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen perusahaan hanya dilakukan melalui kanal resmi yang telah ditetapkan.
Melalui akun media sosial resmi yang berfokus pada informasi karier, perusahaan menyampaikan bahwa setiap informasi lowongan kerja hanya diumumkan melalui saluran resmi milik Hyundai.
“Informasi rekrutmen hanya disampaikan melalui akun resmi seperti LinkedIn Hyundai Motor Company, Instagram hmmi.career atau lifeathmmi, serta website karir resmi kami,” demikian pernyataan yang disampaikan perusahaan.
Hyundai juga menegaskan bahwa pelamar yang ingin mengikuti proses rekrutmen harus menggunakan jalur resmi yang telah disediakan perusahaan.
Beberapa kanal resmi yang digunakan Hyundai Motor Manufacturing Indonesia untuk menyampaikan informasi rekrutmen antara lain akun LinkedIn Hyundai Motor Company, akun Instagram resmi hmmi.career dan lifeathmmi, serta website karier resmi perusahaan.
Dalam proses pendaftarannya, pelamar juga akan diarahkan ke platform rekrutmen terpercaya yang telah bekerja sama dengan perusahaan, seperti Glints dan JobStreet Indonesia.
Meski informasi yang beredar melalui akun TikTok tersebut diragukan keabsahannya, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia memang diketahui masih membuka sejumlah lowongan kerja untuk berbagai posisi dan lokasi di Indonesia.
Namun seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui sistem resmi perusahaan dan platform rekrutmen yang telah ditentukan, bukan melalui tautan mencurigakan yang beredar di media sosial.
Masyarakat, khususnya para pencari kerja, diimbau untuk selalu memverifikasi informasi lowongan kerja sebelum memberikan data pribadi kepada pihak tertentu.
Beberapa ciri yang patut diwaspadai dalam dugaan penipuan lowongan kerja antara lain mengarahkan pelamar ke formulir tidak resmi, menggunakan tautan pendek atau link bio yang tidak jelas sumbernya, serta meminta data pribadi yang tidak relevan dengan proses rekrutmen.
Selain itu, pelamar juga perlu berhati-hati apabila diminta memberikan informasi sensitif atau diarahkan untuk berkomunikasi melalui aplikasi tertentu tanpa melalui mekanisme resmi perusahaan.
Kasus yang melibatkan akun TikTok “LOKER ID” ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam mencari informasi pekerjaan. Memastikan sumber informasi berasal dari kanal resmi perusahaan merupakan langkah penting untuk menghindari risiko penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.
Dengan meningkatnya aktivitas rekrutmen melalui platform digital, kewaspadaan menjadi hal yang sangat diperlukan agar proses pencarian kerja tetap aman dan terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan besar.














