NASIONAL

Pengering Payung KAI Disalahgunakan Jadi Tempat Sampah, Netizen Soroti Literasi Publik

173
×

Pengering Payung KAI Disalahgunakan Jadi Tempat Sampah, Netizen Soroti Literasi Publik

Sebarkan artikel ini
Pengering Payung KAI Disalahgunakan Jadi Tempat Sampah, Netizen Murka
Pengering Payung KAI Disalahgunakan Jadi Tempat Sampah, Netizen Murka

Media90 – Sebuah fasilitas sederhana di area stasiun mendadak memicu perdebatan panas di media sosial. Pengering payung (umbrella dryer) milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjadi viral setelah diketahui digunakan sebagai tempat membuang botol minuman dan sampah plastik.

Fenomena ini ramai diperbincangkan di platform Threads karena dinilai mencerminkan rendahnya kesadaran dan kebiasaan membaca di ruang publik. Padahal, pada alat tersebut sudah tertera keterangan fungsi yang jelas.

Ads
close ads

Unggahan yang memicu perhatian luas berasal dari akun Threads @iimsobari. Ia membagikan pengalamannya saat melihat langsung kondisi pengering payung di pintu masuk Stasiun KRL Sudirman. Dalam unggahannya, ia menuliskan kekecewaan terhadap perilaku pengguna fasilitas umum.

“Beberapa waktu lalu lihat postingan tentang bagaimana orang menggunakan alat ini. Kemarin ketemu alat ini di pintu masuk Stasiun KRL Sudirman, jadi penasaran apakah kejadiannya sama? Ternyata sama. Sedih ya. Jelas-jelas ada tulisannya. Sebenarnya ini akibat malas baca, tidak peduli, atau memang disengaja?” tulisnya.

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang ratusan respons dari warganet. Banyak netizen menilai penggunaan pengering payung sebagai tempat sampah bukan sekadar persoalan desain fasilitas, melainkan menyangkut sikap dan tingkat literasi masyarakat.

Akun @ferryy08_5h merinci kemungkinan penyebab perilaku tersebut, mulai dari malas membaca, sudah terlanjur membuang sampah baru menyadari fungsinya, hingga enggan mengambil kembali sampah karena merasa malu.

Komentar singkat namun bernada serius juga datang dari akun @neethalestari yang menulis, “Literasi. Literasi..”. Sementara akun @mommybunayya mengungkapkan perasaannya dengan kalimat, “Sedih lihatnya.”

Sebagian pengguna turut menyoroti aspek desain alat. Akun @arashi_toshi berpendapat ukuran celah pengering payung terlalu lebar sehingga mudah disalahartikan, berbeda dengan fasilitas serupa yang ada di MRT.

Beberapa netizen mengaitkan kejadian ini dengan pengalaman sehari-hari di ruang publik, mulai dari pot bunga yang dipenuhi sampah hingga larangan tertulis yang tetap diabaikan. Akun @antoniuswu21 bahkan membandingkannya dengan situasi di SPBU. “Di SPBU sudah jelas ada tulisan besar ‘Pertalite habis. Dalam pengiriman’. Tapi masih saja ada yang bertanya ke petugas, ‘Pertalite habis ya?’,” tulisnya.

Komentar lain menilai persoalan ini berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia serta kebiasaan buruk yang terus berulang. Di tengah kritik yang mengemuka, sebagian netizen juga menyoroti pentingnya empati terhadap petugas kebersihan. Ada yang mengaku memilih menyimpan sampah di tas jika belum menemukan tempat sampah, demi tidak menambah beban pekerjaan orang lain.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa penyediaan fasilitas publik saja tidak cukup tanpa diiringi kesadaran bersama untuk membaca, memahami, dan menggunakan fasilitas tersebut sesuai dengan fungsinya.

Kecelakaan Lalu Lintas di Sekadau Motor King Bertabrakan dengan Truk
NASIONAL

Media90 – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Lintas Amak, Kabupaten Sekadau, pada Sabtu (16/5/2026). Insiden tersebut melibatkan seorang pengendara sepeda motor King dengan sebuah truk. Lokasi kejadian dilaporkan berada tidak jauh sebelum kawasan Dapur Bunda, salah satu titik yang cukup dikenal masyarakat setempat. Kecelakaan ini sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas karena posisi kendaraan berada di area jalur yang cukup padat dilalui kendaraan besar maupun roda dua.Ads close ads Usai kejadian, korban pengendara motor segera mendapatkan pertolongan dari warga sekitar dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini ditulis, kondisi…

Dramatis! Truk Pengangkut Bata Putih Terbalik di Depan SPBU SPBU Pokoh, Lalu Lintas Tersendat
NASIONAL

Media90 – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya depan SPBU Pokoh, wilayah timur Pakem, Sleman, pada Sabtu pagi (26/5/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit truk pengangkut material bangunan berupa hebel atau bata putih. Peristiwa ini sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar karena posisi kendaraan yang terguling tepat di sisi akses masuk SPBU. Berdasarkan informasi di lokasi, truk diketahui melaju dari arah timur sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terguling ke sisi kiri jalan.Ads close ads Akibat kecelakaan tersebut, muatan bata putih yang dibawa truk berhamburan hingga menutupi sebagian bahu jalan dan area depan toko…

Jadi Perbincangan, Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC Rp3 Ribu per Pengunjung
NASIONAL

Media90 – Media sosial kembali diramaikan oleh unggahan nota pembayaran dari sebuah warung bakso di Klaten. Bukan harga makanannya yang menjadi perhatian utama, melainkan adanya biaya tambahan penggunaan AC sebesar Rp3 ribu per orang. Dalam nota yang beredar luas, terlihat pelanggan dikenakan tarif tambahan untuk fasilitas pendingin ruangan. Karena datang berdua, total biaya AC yang harus dibayar mencapai Rp6 ribu di luar pesanan makanan dan minuman.Ads close ads Struk pembayaran tersebut diketahui tercetak pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.16 WIB. Total tagihan mencapai Rp62 ribu dan dibayar menggunakan metode QRIS. Dalam rincian pesanan, pelanggan membeli beberapa menu seperti bakso balungan,…

Gunung Merapi Kembali Aktif, Guguran Lava Capai 1,7 Km, Ancaman Awan Panas Mengintai
NASIONAL

Media90 – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menjadi perhatian setelah terjadi guguran lava pijar yang meluncur hingga sejauh 1,7 kilometer ke arah Kali Krasak. Kondisi ini membuat masyarakat di kawasan rawan bencana diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas dan lahar hujan. Berdasarkan laporan pengamatan terbaru, puncak Gunung Merapi sempat tertutup kabut dari level Kabut 0-I hingga Kabut 0-III. Meski demikian, petugas masih dapat mengamati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal setinggi sekitar 50 meter dari puncak.Ads close ads Selama periode pengamatan, tercatat enam kali guguran lava ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.700 meter….

Gunung Semeru Kembali Bergolak, PVMBG Minta Warga Waspada dan Jauhi Area Bahaya
NASIONAL

Media90 – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan laporan pengamatan terbaru, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami puluhan kali gempa erupsi dalam satu periode pemantauan. Meski puncak gunung sempat tertutup kabut hingga level Kabut 0-III dan asap kawah tidak terpantau secara visual, aktivitas kegempaan tetap terdeteksi cukup intens oleh petugas pengamatan gunung api.Ads close ads Cuaca di sekitar kawasan Gunung Semeru dilaporkan dalam kondisi mendung dengan angin lemah mengarah ke tenggara. Suhu udara di area pengamatan berkisar antara 21 hingga 22 derajat Celsius. Dari data kegempaan, tercatat sebanyak 18 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo…

Tuntutan 18 Tahun untuk Nadiem Makarim Picu Reaksi Publik, Jerome Polin hingga Inul Daratista Bersuara
NASIONAL

Media90 – Kabar mengenai tuntutan hukuman 18 tahun penjara terhadap mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook menjadi sorotan luas di media sosial. Polemik ini memicu reaksi dari sejumlah figur publik yang menilai kasus tersebut berpotensi memengaruhi kepercayaan generasi muda terhadap dunia pemerintahan.Ads close ads Jaksa Penuntut Umum disebut menuntut hukuman penjara selama 18 tahun kepada Nadiem, disertai denda sebesar Rp1 miliar serta uang pengganti senilai Rp5,67 triliun. Proyek pengadaan Chromebook yang berlangsung pada periode 2019 hingga 2022 itu diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp2,18 triliun. Isu ini langsung menjadi perbincangan hangat publik, mengingat nilai…

Viral! Wanita Kehilangan HP di Green Pramuka Square, Rekening dan E-Wallet Ludes Rp25 Juta
NASIONAL

Media90 – Peristiwa kehilangan ponsel kembali menjadi sorotan publik setelah seorang wanita mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah usai kehilangan handphone di kawasan Green Pramuka Square. Tak hanya kehilangan perangkat, korban juga mengaku saldo rekening bank dan e-wallet miliknya dikuras oleh pelaku. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (11/5/2026) saat korban baru saja pulang kerja dan berniat melakukan perawatan wajah di salah satu tempat kecantikan di area mal. Sebelum menjalani treatment, korban sempat mengabadikan momen di sebuah photobox yang berada di lokasi.Ads close ads Namun tanpa disadari, ponselnya tertinggal di area mesin foto setelah sesi berfoto selesai. Korban baru menyadari kehilangan…