Media90.id – Masyarakat Kabupaten Temanggung diimbau untuk bersiap menghadapi gangguan pasokan listrik yang terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Temanggung mengumumkan adanya penghentian sementara aliran listrik di sejumlah wilayah akibat kendala teknis operasional pada pembangkit.
Pengaturan operasi sistem ini dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keandalan jaringan listrik sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang lebih luas pada sistem kelistrikan. PLN juga memastikan proses pemulihan terus dipercepat agar pasokan listrik dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin.
Dalam pengumuman resminya, PLN menyampaikan bahwa kendala teknis pada pembangkit membuat perusahaan harus melakukan pengaturan operasi sistem yang berdampak pada penghentian sementara aliran listrik di beberapa lokasi.
Berdasarkan informasi dari PLN ULP Temanggung, pemadaman dilakukan dalam dua tahap dengan estimasi durasi sekitar tiga jam di masing-masing wilayah.
Tahap pertama dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan wilayah terdampak meliputi Bengkal, Plumbon, Surodadi, Kebonagung, sebagian Badran, sebagian Kranggan, Perum Kranggan Park, Prapak, Pendowo, Ngropoh, Purwosari, Sanggrahan, Gentan, Kramat, Guntur, Perum Srimpi Baru, sebagian Kowangan, serta wilayah sekitarnya.
Sementara itu, tahap kedua diperkirakan dimulai pukul 12.00 WIB dengan wilayah yang mengalami penghentian sementara aliran listrik meliputi sebagian Soropadan, Digelan, Kaliampo, Pringsurat, Pakisdadu, Gedipan, Pingit, Kalitelon, dan wilayah sekitarnya.
PLN menjelaskan bahwa pengaturan operasi sistem merupakan langkah teknis yang harus dilakukan demi menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah pelayanan. Seluruh petugas saat ini terus melakukan upaya percepatan pemulihan agar kondisi sistem pembangkit kembali normal dan distribusi listrik dapat dipulihkan secepatnya.
Dalam keterangannya, PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara aliran listrik tersebut. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk mengantisipasi aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik, termasuk penggunaan peralatan elektronik, kegiatan usaha, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. Pelanggan juga disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari PLN terkait perkembangan proses pemulihan jaringan.
PLN berharap kondisi operasional pembangkit segera pulih sehingga pasokan listrik dapat kembali normal dan seluruh pelanggan di wilayah terdampak dapat menikmati layanan listrik tanpa kendala.














