Media90.id – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan truk bermuatan bata ringan terjadi di kawasan Jembatan Sentong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 17.02 WIB. Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan karena kendaraan terbalik di tengah jalur yang cukup padat.
Berdasarkan informasi yang beredar dari lokasi kejadian, truk yang melaju di jalur tanjakan arah Sentong diduga mengalami kendala saat berusaha menanjak. Kendaraan tersebut disebut tidak mampu melanjutkan perjalanan hingga akhirnya mundur secara tidak terkendali.
Situasi tersebut membuat sopir kehilangan kendali, sehingga truk terguling di badan jalan. Muatan bata ringan yang dibawa kendaraan juga dilaporkan berserakan di sekitar lokasi kecelakaan.
Peristiwa itu terjadi di area Jembatan Sentong yang menjadi jalur penghubung antara Desa Ketindan dan Desa Turirejo, Kecamatan Lawang. Ruas jalan tersebut dikenal memiliki tanjakan yang cukup menantang, terutama bagi kendaraan berat yang mengangkut muatan dalam jumlah besar.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kendaraan serta membantu proses penanganan awal. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat mengalami gangguan akibat posisi truk yang menutup sebagian badan jalan.
Dalam insiden tersebut, dilaporkan terdapat satu orang korban. Namun hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai identitas maupun kondisi terbaru korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Petugas dan pihak terkait segera melakukan pengamanan di lokasi guna mencegah terjadinya kemacetan yang lebih parah serta memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan aman.
Seiring berlangsungnya proses penanganan, pengguna jalan diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur Sentong Lawang, khususnya kendaraan roda empat dan kendaraan berat. Pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas yang terjadi di sekitar lokasi kecelakaan.
Selain untuk mengurangi antrean kendaraan, penggunaan jalur alternatif juga diharapkan dapat membantu memperlancar proses evakuasi truk dan pembersihan material yang berserakan di badan jalan.
Hingga berita ini ditulis, proses penanganan dan evakuasi kendaraan masih berlangsung. Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi kendaraan berat untuk memastikan kondisi kendaraan dan muatan sebelum melintasi jalur dengan tanjakan curam, guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.














