NASIONAL

Viral di Surabaya! Anak Diduga Terekam Mengutil di Supermarket, Responsnya Bikin Netizen Geram

Avatar
9
×

Viral di Surabaya! Anak Diduga Terekam Mengutil di Supermarket, Responsnya Bikin Netizen Geram

Sebarkan artikel ini
Viral Anak Diduga Mengutil di Supermarket Surabaya Aksinya Bikin Netizen Geram

Media90.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang viral di platform Threads. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah anak-anak yang diduga tertangkap basah saat melakukan aksi pencurian kecil di sebuah supermarket baru di kawasan perumahan Surabaya.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Threads @sumaykueke pada Selasa (9/6/2026) dan dengan cepat menyebar luas hingga memicu berbagai reaksi dari warganet.

Ads
close ads

Diduga Bukan Pertama Kali: Parfum hingga Sosis Jadi Target

Dalam keterangan unggahan, pemilik akun menyebut bahwa aksi tersebut diduga bukan kejadian pertama. Anak-anak yang terekam disebut sudah beberapa kali mengambil barang di lokasi yang sama.

Barang yang kerap diambil antara lain parfum atau minyak wangi dengan harga sekitar Rp60.000, makanan siap saji seperti sosis, hingga berbagai mainan anak-anak.

Dalam caption unggahan disebutkan:

“Kata Mbaknya (karyawan) suka ngambil minyak wangi harga 60k, sosis, mainan anak,”

Respons Anak Jadi Sorotan

Selain aksi dugaan pengambilan barang tersebut, hal yang paling menyita perhatian publik adalah reaksi para anak saat diamankan pihak supermarket.

Alih-alih menunjukkan rasa takut atau penyesalan, mereka justru disebut bersikap santai bahkan terkesan menantang. Hal ini membuat banyak netizen merasa prihatin sekaligus geram terhadap perilaku tersebut.

Picu Diskusi Soal Pengawasan Orang Tua

Fenomena ini kemudian memicu diskusi lebih luas di media sosial terkait pengawasan orang tua serta lingkungan sosial anak. Banyak warganet menyoroti pentingnya edukasi sejak dini agar anak memahami batasan perilaku yang benar.

Hingga artikel ini disusun, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan menuai beragam komentar dari netizen.

Sebagian meminta pihak manajemen supermarket untuk mengambil tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang, sementara lainnya menekankan perlunya pendekatan edukatif agar anak-anak dapat memahami konsekuensi dari tindakan mereka sejak dini.

Tinggalkan Balasan