Media90 – Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan aksi tak biasa dari sejumlah pegawai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pulau Kangean.
Video tersebut menjadi sorotan karena memperlihatkan aktivitas karaoke hingga aksi sawer uang yang dilakukan di area dapur. Rekaman berdurasi sekitar 1 menit 36 detik itu menunjukkan beberapa pegawai, mayoritas perempuan, sedang bernyanyi sambil berjoget mengikuti irama musik dari speaker.
Tak hanya itu, dalam video juga terlihat aksi sawer uang menggunakan pecahan Rp100 ribu yang dilakukan di dalam ruangan dapur. Para pegawai bahkan masih mengenakan seragam kerja berwarna biru lengkap dengan atribut dapur seperti penutup kepala.
Aksi ini langsung memicu berbagai reaksi dari netizen setelah videonya viral pada Selasa, 7 April 2026.
Peristiwa tersebut diketahui berlangsung di dapur SPPG Cendikia Waskita, yang merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis. Menariknya, kejadian ini terjadi saat proses pemorsian makanan masih berjalan, sehingga memicu perhatian publik karena berkaitan langsung dengan layanan masyarakat.
Klarifikasi Pihak Dapur: Hanya Sekadar Melepas Penat
Asisten lapangan dapur, Ardiansyah, memberikan klarifikasi terkait video yang beredar. Ia menyebut bahwa aktivitas tersebut terjadi pada Senin, 6 April 2026, setelah tim memasak menyelesaikan pekerjaannya.
Menurutnya, pegawai yang terlihat dalam video merupakan tim memasak yang sudah tidak lagi bertugas pada saat itu. Sementara proses pemorsian makanan tetap berjalan oleh tim lain di area berbeda.
Ardiansyah juga menegaskan bahwa kegiatan karaoke dilakukan di ruangan terpisah dari area utama pengolahan dan pemorsian makanan, sehingga tidak mengganggu jalannya distribusi makanan dalam program MBG.
Terkait aksi sawer uang yang menuai perhatian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti asal uang tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa tradisi menyawer saat bernyanyi merupakan kebiasaan yang cukup umum dilakukan masyarakat setempat di wilayah Kangayan.
Meski telah dijelaskan sebagai bentuk hiburan setelah bekerja, aksi tersebut tetap memunculkan beragam respons dari netizen. Sebagian menilai hal itu wajar sebagai bentuk melepas lelah, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan etika dan profesionalitas, mengingat lokasi kejadian berada di dapur yang berkaitan dengan program publik.














